Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

Polisi yang seharusnya menjadi panutan masyarakat dalam penegakkan hukum, di beberapa situasi justru melanggarnya. Perbuatan tercela anggota korps Bhayangkara tersebut terbukti setelah sejumlah warga merekam perbuatan mereka dan mengunggahnya ke YouTube.

Baru-baru ini, kasus yang paling menarik perhatian adalah saat kernet kopaja menyetor uang kepada anggota polisi di Bundaran Hotel Indonesia. Menyikapi kasus tersebut, Polda Metro Jaya menjatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis kepada anggota yang terekam di video tersebut.

Selain menerima pungli, beberapa anggota polisi berlaku arogan di jalan raya. Hal ini terlihat dari video Satuan Patroli dan Pengawalan (Sat-Patwal) saat mengawal sebuah bus. Dengan menggunakan mobil patroli, petugas Patwal membuka jalan dengan cara membahayakan pengguna jalan lainnya.

Dua kasus di atas, merupakan sedikit dari beberapa tindakan polisi yang terbukti melanggar aturan. Berikut video aksi polisi melanggar hukum yang menuai kecaman masyarakat.

1.Polantas langgar hukum dengan lawan arah dan melewati trotoar

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang seharusnya menjadi panutan dalam penegakan hukum di jalan raya, justru memberi contoh yang tidak baik. Dengan mengendarai sepeda motor matic, mereka melaju di atas trotoar dan menyeberang saat lampu lalu lintas dari arah berlawanan tengah hijau.

Aksi personel Polantas tidak terpuji itu terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Salah satunya seperti yang diunggah oleh channel YouTube Novo dalam video berjudul ‘Polisi Persetan Aturan’.

Video berdurasi 1 menit 34 detik tersebut diperlihatkan, seorang personel Polantas melintas dari arah Jalan R.A. Kartini, Jakarta Selatan menuju Jalan Metro Pondok Indah. Saat akan berbelok ke arah Jalan Metro Pondok Indah, anggota Polantas pria ini berjalan di atas trotoar dan menerobos perempatan saat lampu lalu lintas berwarna merah.

Dalam video tersebut dituliskan, ada dua cara untuk dapat melintas lancar di Jakarta, salah satu caranya adalah dengan menaiki sepeda dan menjadi personel polisi. Hingga Kamis (26/3), video yang diunggah pada 24 Maret 2015 tersebut telah ditonton sebanyak 1.923 kali.

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

2.Aksi arogan mobil Patwal buka jalan

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat
Aksi ugal-ugalan ditunjukkan petugas Satuan Patroli dan Pengawalan (Sat-Patwal) saat mengawal sebuah bus. Dengan menggunakan mobil patroli, petugas Patwal membuka jalan dengan cara membahayakan pengguna jalan lainnya.

Aksi membahayakan tersebut terekam dalam video yang kemudian diunggah ke Youtube. Dalam video berjudul ‘Atraksi Mendebarkan Polisi Patwal Asal Cianjur Bang Dika @ Berita Paling Dahsyat 24 Oktober 2014’ terlihat bagaimana cara petugas membuka jalan dengan cara meminta kendaraan dari arah sebelahnya untuk menepikan kendaraan.

Selain menyalakan sirine, mobil Patwal merek Hyundai Elantra itu sesekali berusaha memepet kendaraan yang melintas dari arah berlawanan. Tindakan berbahaya tersebut dilakukan lebih dari sekali.

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

3.Polisi terima pungli di underan HI

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

Beberapa waktu lalu heboh video kernet kopaja menyetor uang kepada anggota polisi di Bundaran Hotel Indonesia. Saat video mereka beredar luas di media sosial Youtube, Polda Metro langsung menyelidiki siapa anggota penerima pungli tersebut. Kini lima polisi tersebut telah diproses hukum dan dikenakan sanksi.

Dari penyelidikan tersebut, kelima polisi itu mengaku tidak ada upaya meminta uang dari kernet kopaja P19. “Kenek Kopaja sendiri yang memberikan setoran sebelum memutar arah ke jalur yang sebenarnya dilarang,” ujar Wadirlantas PMJ AKBP Bakharuddin Muhammad Syah dikutip laman resmi Facebook Polda Metro Jaya, Kamis (9/4).

Anehnya, menurut Bakharuddin, lima polisi yang melihat pelanggaran Kopaja P19 tersebut tidak menindak, padahal di daerah Bundaran HI dilarang memutar. Mereka malah menerima uang dari kernet tersebut. Kelima polisi tersebut pun ditindak dan disidang kode etik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi yang berpangkat perwira dijatuhi hukuman disiplin berupa teguran tertulis sedangkan untuk tiga orang yang berpangkat bintara ditempatkan di tempat khusus selama 21 hari dan dimutasi dari lingkungan Ditlantas PMJ.

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

4.Polisi terima setoran dari sopir truk

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah anggota polisi yang menerima setoran yang diduga pungli dari sejumlah sopir truk menghebohkan media sosial. Aksi tidak terpuji tersebut dilakukan secara terang-terangan di siang bolong, saat arus lalu lintas tengah ramai.

Video tersebut kemudian menjadi viral di media sosial, salah satunya seperti diunggah oleh akun Facebook Rudy Santosa Tan. Sejak diunggah pada Rabu (27/5), video berdurasi 58 detik tersebut telah ditonton sebanyak 227.507 kali.

Dalam video tersebut, tampak sopir mobil bak dan truk yang sebagian besar berplat nomor Sumatera Utara (BK) memberikan uang setoran kepada sejumlah anggota polisi yang berdiri di pinggir jalan. Mereka memberikan langsung kepada polisi, maupun melemparkan uang di jalan yang kemudian dipungut oleh polisi.

Perbuatan tercela polisi tersebut kemudian menuai kecaman dari netizen. Banyak yang menyebut ulah segelintir anggota polisi tersebut dapat mencoreng instansi korps Bhayangkara.

Video-Video Anggota POLRI Melanggar Hukum Tuai Kecaman Masyarakat

SUMBER  

POLISI …. POLISI YANG BAIK ITU CUMA POLISI TIDUR DAN PATUNG POLISI SAJA

Sumber: http://adf.ly/1HzdDz

Kata kunci terkait:

youtube video ml, ml youtube, video malam pertama ditonton keluarga, video tradisi malam pertama di singapura, video malam pertama suami istri

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.