Sutan Bhatoegana sebut Ibas dkk main proyek di SKK Migas

Sutan Bhatoegana sebut Ibas dkk main proyek di SKK Migas

Merdeka.com – Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhi Baskoro Yudhoyono atau biasa disapa Ibas disebut memiliki peran dalam proses lelang proyek di SKK Migas. Hal itu mencuat dalam sidang lanjutan perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam pembahasan APBN-P 2013 Kementerian ESDM di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Terdakwa bekas Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana menyebut dengan lugas nama anak dari Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dalam persidangan kali ini. Pernyataan itu disampaikan setelah Ketua Majelis Hakim, Artha Theresia mempersilahkan Sutan menanggapi kesaksian Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

“Ada yang mau saya luruskan, cerita tentang Pak Herman, (Komisaris PT Timas Suplindo, Herman Afifi), yang perusahaannya menang, mau dikalahkan. Itu ada kerugian Rp 4 triliun. Saya menggagalkan korupsi di SKK Migas tapi kenapa saya yang dikenakan,” kata Sutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6).

Politikus Partai Demokrat yang merasa disudutkan atas pengakuan Rudi, akhirnya membeberkan pihak-pihak yang ikut serta dalam kasus tersebut. Sutan mengungkapkan adanya permainan proyek di SKK Migas, dimana dalam proyek itu Ibas ikut terlibat.

Dia menuturkan, proyek pembangunan anjungan lepas pantai (offshore) Chevron di SKK Migas itu sebenarnya telah dimenangkan oleh PT Timas Suplindo. Namun, Rudi selaku pihak yang berwenang belum menandatangani surat proyek tersebut.

“Karena dia (PT Timas) sudah dapat surat penunjukan pemenang, Pak Rudi bilang, ‘kalau di meja saya paling lambat 20 hari sudah saya tandatangan. Lewat 20 hari tak di tandatangan saya tanyakan ke Pak Rudi, kenapa? enggak di tanda tangan? Tadi rupanya Pak Rudi mengaku ditekan kan, enggak mau nyebutin nama kan. Saya sebutkan Ibas dan kawan-kawan, dia iya kan,” ungkapnya.

Dalam proses lelang proyek offshore di SKK Migas, Deni Karmaina selaku Direktur PT Rajawali Swiber Cakrawala yang mengawal PT Saipem Indonesia pun ikut serta. Sutan menjelaskan, Deni yang diperkenalkan oleh Eka Putra di Bimasena gedung The Dharmawangsa Jakarta adalah teman Ibas.

“Yang ngontak saya itu Eka mengatasnamakan Ibas, jadi Ibas enggak ada kontak saya. Dia (Eka) bilang mas Ibas mau ketemu, kalo enggak bisa ketemu mas Ibas ketemu temannya si Deni. Ketemu di Bima Sena, itu membicarakan ‘mengalahkan yang menang dan memenangkan yang kalah’, kenapa saya dilibatkan? Kalau mau lakukan saja, tapi jangan bawa-bawa saya,” tandasnya.

http://www.merdeka.com/peristiwa/sut…skk-migas.html

NAH LO !!!!!!!



Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.