Cabe – cabe mulai langka di jakut

Cabe - cabe mulai langka di jakut

Ketersediaan cabai di sejumlah pasar tradisional di Jakarta Utara kini terancam mengalami kelangkaan. Pasalnya kemarau panjang membuat petani cabai kesulitan untuk menanam cabai.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara Una Rusmana mengatakan, kelangkaan cabai diakibatkan kemarau pajang sehinga petani sulit menanam, apalagi memanen cabai.

“Iya betul. Dalam waktu dekat ini, kelangkaan cabai bakal terasa di Jakarta Utara. Sudah mahal, langka pula. Ini karena musim kemarau. Sehingga lahan pertanian cabai di sejumlah wilayah alami kekeringan, cabai-cabai pun pada mati semua,” terang Una saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2015).

Una menuturkan, pihaknya masih menyelidiki ketersediaan cabai di sejumlah pasar tradisional. Karena petani di daerah Jakut seperti Rorotan juga kesulitan air.

“Masih diselidiki kenapa bisa kosong. Kalau kekeringan di pertanian di daerah-daerah di luar Jakarta tuh gak terlalu kelihatan. Di Jakarta Utara ini yang terasa. Rorotan dan Marunda yang mengalami kekeringan. Air pun jadi sulit, sayur mayur termasuk cabai juga kesulitan ingin menyiram. Petani pun pusing,” katanya.

Narsum: http://infonitas.com/kelapagading/20…-cabai-langka/

NO Mulustrasi

cabe pada kemanakah ???

Sumber: http://adf.ly/1NHwZJ

Kata kunci terkait:

foto2 komunitas truk cabe

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.