Tips Memilih Hewan untuk Kurban yang Sehat dan Ideal

Tips Memilih Hewan untuk Kurban yang Sehat dan Ideal
Tim Kesehatan Hewan Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan Kabupaten Tegal melakukan pemeriksaan hewan sapi kurban di sejumlah peternak ataupun tempat penggemukan sapi, Senin (7/9/2015). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- Memilih hewan untuk kurban hendaknya yang sehat, dan sesuai ketentuan agama. Oleh karena itu, masyarakat hendaknya waspada dan tidak memilih hewan untuk kurban yang penyakitan.

Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal mengimbau agar masyarakat selalu waspada saat membeli hewan kurban terkait kondisi fisiknya.

“Jika kulit hewan kurban permukaanya kasar dan terdapat bintik-bintik kecil, diduga terkena penyakit kulit.

Sedangkan penyakit diare bisa ditandai dari bagian anus mengeluarkan kotoran halus,” ujar Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tegal, Toto Subandrio.

Untuk mencegah cacing hati pada hewan sapi kurban, pihaknya telah memberikan obat cacing hati secara cuma-cuma atau gratis kepada peternak.

“Pemeriksaan hewan kurban di sejumlah lokasi terus dilakukan dari satu tempat ke tempat yang lain di Kabupaten Tegal. Sampai sejauh ini, kami beleum menemukan indikasi hewan sapi kurban yang terkena penyakit.,” jelasnya.

Pengawasan dan pemeriksaan hewan untuk kurban menjelang Idual Adha ini makin diperketat.

Hewan kurban harus cukup umur, Sapi dan Kerbau berumur kurang lebih 22 bulan, sedangkan kambing atau domba umur antara 12-18 bulan.

Cara mengetahui usia hewan bisa dilihat dari giginya.

Jika dua gigi susunya (bagian depan) sudah tanggal berarti sudah usia di atas 1 tahun.
Pilihlah hewan kurban yang sehat.

Hewan kurban yang sehat tampak dari geraknya yang lincah aktif jika didekati, lincah, kuat, bersemangat, tidak pincang, tidak gelisah, dan selera makannya bagus.

Rambut atau bulunya halus, mengkilap, tidak rontok, tidak mengalami kebotakan, tidak berpenyakit kulit.

matanya bersinar dan jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air (eksudat), tidak berwarna merah (yang berarti juga tidak sedang terjadi perdarahan), dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang.

Bila ditemukan mata hewan ternak yang beleken dan keruh, itu berarti sedang sakit.

Bentuk tubuh juga ideal, tulang punggungnya rata, tanduknya seimbang, kakinya simetris.

Hewan yang cacat antara lain, salah satu bagian dari tubuhnya hilang atau rusak, tanduknya patah sebelah, tulang kakinya patah.

http://jateng.tribunnews.com/2015/09…ehat-dan-ideal

pegel maen tenis kalah mulu

Sumber: http://adf.ly/1NsuhO


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.