Usut Pembunuhan Mirna, Australia Minta Jessica Tidak Dihukum Mati

Masalah kopi yang belum selesai, berkas dibalikin sm Kejati DKI, besok 1 Maret pengumuman hasil praperadilan. Penyidik kita kesana kemari mencari bukti kuat, sampai ke Australian pun dilakukan, dan PIHAK AUSTRALIA PUN AKAN MEMBANTU PENYIDIK DENGAN JAMINAN “Jaksa Tidak Menuntut HUKUMAN MATI Kepada Jessica Wongso

Usut Pembunuhan Mirna, Australia Minta Jessica Tidak Dihukum Mati

JAKARTA – Australian Federal Police (AFP) akan membantu Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas pembunuhan Wayan Mirna Salihin (27) yang diduga dibunuh oleh Jessica Kumala Wongso di Kafe Olivier, West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diwartakan ABC Australia, Senin (29/2/2016), Polisi Federal Australia akan membantu Pemerintah Indonesia menyelidiki kasus ini, setelah meminta jaminan jaksa untuk tidak menuntut hukuman mati kepada Jessica. Pasalnya, Australia adalah negara yang tidak menerapkan hukuman mati.

Bantuan dari Polisi Australia itu diberikan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Australia Michael Keenan. Australia tidak ingin bantuan yang diberikan nantinya berujung pada vonis mati seperti dua anggota Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum sudah terbang ke Australia. Australian Federal Police (AFP) pun diminta bantu usut kasus Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin.

“Polisi Aussie sering diminta tolong ke polisi Indonesia. Makanya, sekarang kami minta bantu polisi Aussie untuk usut kasus Jessica,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mohammad Iqbal kepada wartawan di ruangannya, Jakarta, Jumat 19 Februari 2016.

Menurutnya, penyidik juga sudah terbang di Australia, di sana mereka menyelidiki keseharian kehidupan Jessica selama delapan tahun tinggal di Negeri Kanguru itu.

“Kita ingin tahu bagaimana J beraktivitas sehari-hari sebagai mahasiswi. Penyidik ingin tahu bagaimana kesehariannya. Sehingga kami ingin minta bantuan polisi (AFP) bagaimana alur dia mendapatkan sianida itu,” tutupnya.

sumber : http://news.okezone.com/read/2016/02/29/338/1323760/usut-pembunuhan-mirna-australia-minta-jessica-tidak-dihukum-mati?page=2

Jakarta – Australia membantu Polri dalam kasus Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin. Namun, Australia membantu setelah mendapat jaminan.

Bantuan Australia melalui Australian Federal Police (AFP) ini setelah mendapat persetujuan Menteri Kehakiman Australia Michael Keenan. Persetujuan Menkeh Australia ini disebut turun setelah pihak Indonesia menyatakan pihaknya tidak akan menjerat Jessica dengan hukuman mati. Demikian dilansir ABC Australia, Senin (29/2/2016).

Izin dari Menkeh Australia ini diperlukan setelah sebelumnya AFP membantu Polri dalam kasus narkoba Bali Nine. Kasus ini yang berujung pada vonis mati dan eksekusi mati pada Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Australia adalah negara penentang hukuman mati.

Polri memang meminta bantuan AFP untuk menyelidiki latar belakang Jessica Kumala Wongso, yang sudah menjadi permanent resident di Sydney. Jessica dan Mirna merupakan teman sejak SMA dan sama-sama berkuliah di Sydney, Australia.

Pada Sabtu (27/2) lalu, 6 penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah bertolak ke Australia untuk mencari bukti-bukti baru terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin (Mirna) dengan tersangka Jessica Kumala Wongso. Mereka menemukan bukti baru yang luar biasa.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menceritakan keenam penyidik ke Australia dipimpin Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ferdi Sambo.

“Kami ke Australia untuk sehari, telah disetujui oleh pemerintah Australia untuk penyidikan di sana, pemeriksaan, penyitaan, penggeledahan telah disetujui oleh AFP.. Penyidik berangkat menggunakan visa untuk kegiatan penyidikan. Asistensi penuh, selama di sana full support dari AFP,” ungkap Kombes Krishna di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/2/2016).

Menurut dia, ada beberapa saksi-saksi yang penting dan apabila diperlukan, maka akan melakukan penyitaan untuk barang bukti dan petunjuk.

“Hasilnya luar biasa, sampai tanggal 19 (Maret) akan ditambah kan kepada berkas yang diperbaiki. Selanjutnya, kami kembalikan untuk pengembalian berkas ke kejaksaan. Kita sudah tiap hari mendapatkan update, progressnya luar biasa,” ujar dia.
(nwk/nrl)

sumber : https://news.detik.com/berita/3153413/australia-bantu-polri-dalam-kasus-jessica-dengan-jaminan-tak-ada-vonis-mati

Di Australia tidak mengenal yg namanya hukuman mati

Selama penyidikan beberapa hari di Aussie ini, katanya pihak pulisi HASIL PENYIDIKAN BEGITU LUAR BIASA? Beneran pak pulis?

Jakarta – Enam penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah bertolak ke Australia untuk mencari bukti-bukti baru terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin (Mirna) dengan tersangka Jessica Kumala Wongso. Mereka menemukan bukti baru yang luar biasa.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menceritakan keenam penyidik ke Australia dipimpin Wakil Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ferdi Sambo.

“Kami ke Australia untuk sehari, telah disetujui oleh pemerintah Australia untuk penyidikan di sana, pemeriksaan, penyitaan, penggeledahan telah disetujui oleh AFP.. Penyidik berangkat menggunakan visa untuk kegiatan penyidikan. Asistensi penuh, selama di sana full support dari AFP,” ungkap Kombes Krishna di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (27/2/2016).

Menurut dia, ada beberapa saksi-saksi yang penting dan apabila diperlukan, maka akan melakukan penyitaan untuk barang bukti dan petunjuk.

“Hasilnya luar biasa, sampai tanggal 19 (Maret) akan ditambah kan kepada berkas yang diperbaiki. Selanjutnya, kami kembalikan untuk pengembalian berkas ke kejaksaan. Kita sudah tiap hari mendapatkan update, progressnya luar biasa,” ujar dia.

Menurut dia, bukti-bukti tersebut akan diungkap di muka persidangan. “Dari latar belakang sejarah pertemanan harus ditarik, peristiwa pertemanan awalnya dari Australia. Bagus sekali untuk meyakinkan pengadilan, termasuk kampus dan tempat kerjanya Jessica,” kata dia.

[QUOTE[sumber : https://news.detik.com/berita/3152494/kasus-jessica-kombes-krishna-hasil-penyidik-ke-australia-luar-biasa

Ckck sepertinya para penyidik udah dapet tambahan bukti yg katanya sangat luar biasa. Ya mungkin, mungkin.

Tapi apa bisa, beribu bukti dari masa lalu Jkw bikin dia divonis bersalah? Apa krn benang merah antara racun di kopi dan tgn penaburnya gak bisa didapetin makanya, penyidik “bener-bener kelihatan kerja keras” buat mendapatkan bukti-bukti pendukung lainnya??
Apa bukti-bukti seperti itu bukti-bukti dari masa lalu seseorg bisa membuatnya divonis bersalah atas “kesalahan yang dia lakukan di masa sekarang”?

Kata kunci terkait:

jessica divonis hukuman mati, jessica divonis mati, vonis jessica, jessica resmi divonis mati, jessica resmi vonis mati

One comment

Join the Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.