Waduh, 20 Pasang Selingkuh Kena Razia Di Hotel

SURYAMALANG.COM, BLITAR – Malam valentine, Sabtu (13/2/2016) kemarin, sebanyak 20 pasang terjaring razia petugas Polres Blitar. Mereka diamankan saat check in di hotel.
AKP Lahuri SH, Kasat Reskrim Polres Blitar, mengatakan, 20 pasang itu diduga pasangan selingkuh. Sebab, identitas antarpasangan berbeda. Dari 20 pasangan itu, terdiri dari pasangan muda-mudi dan orang tua. Bahkan, diketahui ada yang sudah berusia 50 tahun.
Seperti, Sr, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Ia kena razia saat berduaan dengan seorang wanita, Pr (36), di kamar sebuah hotel di Desa Olak-Alen, Kecamatan Selorejo.
Sementara, pasangan muda-mudi sebanyak enam pasang. Seperti Sa (26), warga Kelurahan Tlogo Pojok, Gresik, kena razia saat check in dengan seorang gadis, Rk (21), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo. Mereka diamankan dari kamar No 12 sebuah hotel di jalan raya Selorejo, jurusan Malang-Blitar.
“Di dalam kamar (hotel), kami hanya meratakan ulang tahun saya. Dia itu memang pacar saya,” aku Rk saat di Polres Blitar.
Menurut Lahuri, razoa itu dilakukan untuk mengantipasi perayaan hari Valentine, yang biasanya diperingati dengan hura-hura.
Sasaran petugas malam itu, selain tempat keramaian, seperti Alun-alun di Kecamatan Wlingi, juga beberapa hotel. Total ada tiga hotel yang dirazia, di antaranya, satu di Kecamatan Wlingi, dan dua hotel di Kecamatan Selorejo.
“Mereka, kami bawa ke polres dan baru tadi pagi, kami pulangkan. Mereka diduga pasangan selingkuh karena alamat KTP-nya berbeda, sehingga kami suruh membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya kembali,” tutur Selorejoo

http://suryamalang.tribunnews.com/2016/02/14/waduh-20-pasang-selingkih-kena-razia-di-hotel

panen panen pak polkisnya

Kata kunci terkait:

razia penginapan kaliurang, operasi losmen kaliurang, daftar poyok padang, hotel yang sering dirazia di pekanbaru, razia hotel puncak

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.