Zulham Zamrun Pun Bisa Raih Puskas Award (goal Of The Year) Gan

Zulham Zamrun pun bisa raih puskas award (goal of the year) gan

Gol terbaik dunia 2016 atau orang bule bilang Goal of The Year di Gala Dinner FIFA kemaren berhasil membuat ts terkaget-kaget gan. Bukan gimana golnya, tapi siapa yang membikin gol cantik itu sehingga meraih penghargaan Puskas Award itu ga

Tahun lalu mungkin biasa saja. Walopun diraih pemain yang saat itu nggak lagi punya klub, tapi dia berasal dari Amerika latin yang memang terkenal diatas rata-rata pemain

Tapi untuk tahun ini ts harus bilang WARBYASAH”

Ah ts lebay, “emang iya”. Ts alay, “nggak juga

Buat ts, sebuah gol yang kece baday terjadi karena 2 faktor. Yang pertama, kualitas pemain

 for kualitas pemain
Pe-bola sepak dengan skill biasa saja apalagi standar kayak ts, mustahil bisa membuat gol ciamik saat menjebol gawang lawan. Bukan berarti nggak mungkin bisa juga sih gan, tapi harus ada faktor keberuntungannya

Bisa saja saat si pemain nggak sengaja menginjak kakinya sendiri saat lagi berdiri dimuka gawang lawan, tiba-tiba saat hendak terjatuh (karena tersandung kaki sendiri) bola datang menghampirinya. Dan Jepreettt, gologologologologol…..bola mengenai p**tat si pemain dan memantul ke gawang yang tidak mampu dihalau kiper lawan

 for kualitas lapangan
Faktor kedua kualitas lapangan gan. Yah, kita harus saling maklum-memaklumi, mustahil pemain-pemain kita mampu meraih puskas award ini karena kualitas lapangan kita itu yang nggak lebih baik dari lapangan tim sekelas CS Visse saat latihan, atau bahkan lapangan pribadi para pemain AFC Bournemouth di rumahnya masing-masing

Pemain-pemain kita harus abaikan faktor keberuntungan soal buat-membuat gol ciamik dengan kondisi lapangan kita yang kayak ketukan 3/4. Se-cetar apapun golnya, kalo bola goyang dombret dulu sebelum nyentuh pemain yang nyetak gol, kayaknya bakal diblack list sama FIFA

Yang penting ciptain gol sajalah, biarpun gol terjadi karena pantulan batu kerikil di sudut depan gawang lawan, urusan puskas-puskasan tahun depan dulu

Pemain kita juga bukan nggak bisa-bisa amat jadi peraih puskas award sih gan dengan kondisi lapangan 3/4 kalo ts bilang. Tapi kembali lagi ke faktor pertama gan, pemain harus punya skill olah bola yang ciamik juga, kalau biasa 11-12 lah sama Christiano Ronaldo kayak Zulham Zamrun

 for Zulham Zamrun
Zulham Zamrun pun bisa raih puskas award (goal of the year) gan

Ts nggak bermaksud merendahkan siapa-siapa lho gan, apalagi sepakbola Indonesia

Ts sangat cinta sepakbola Indonesia gan, apalagi saat kompetisi kita masih pake nama Indonesia Super League (ISL). Kalo yang sekarang mah bukan nggak suka gan, tapi yang sekarang sepakbola kayaknya bukan lagi hiburan rakyat, tapi ajang Politik sama Bisnis


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.