Pratu Ansar Yang Gugur Dalam Tugas Tak Sempat Lihat Bayinya

Makassar – Prajurit Yonif 726/Tamalatea Kodam VII/Wirabuana, Pratu Ansar Kurniawan gugur dalam tugas di Maluku Tengah, Maluku. Dia tak sempat melihat bayinya yang baru lahir. Duka menyelimuti keluarga.

Pratu Ansar sudah 5 bulan ditugaskan di Maluku. Tiga bulan lalu, anak keduanya lahir di Takalar, Sulawesi Selatan. Pratu Ansar belum sempat menengok.

Nahas dialami Pratu Ansar. Pada Jumat malam (17/3) lalu, dia melerai perkelahian warga di daerah tugasnya, Desa Pasanea, Kecamatan Seram Barat, Maluku Tengah. Dia ditikam orang di lokasi dan gugur. Jenazah dibawa ke kampung halamannya di Takalar untuk dimakamkan, Sabtu (18/3).

“Korban tidak sempat melihat bayinya,” kata Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Alamsyah kepada detikcom, Selasa (21/3/2017).

Kolonel Alamsyah menyebutkan Kodam Wirabuana berduka karena kehilangan salah satu prajuritnya. “Dia gugur dalam tugas. Kami dan keluarga merasa sangat kehilangan,” kata Alamsyah.

Kronologi Perkelahian Warga yang Berujung Gugurnya Pratu Ansar

Prajurit Yonif 726/Tamalata Kodam VII/Wirabuana Pratu Ansar Kurniawan gugur dalam tugas di Maluku Tengah, Maluku. Dia berusaha melerai perkelahian warga di Desa Pasanea, Kecamatan Seram Barat, Maluku Tengah, namun malah jadi korban.

Berikut kronologi perkelahian yang berujung gugurnya Pratu Ansar berdasarkan informasi yang diterima Kodam VII/Wirabuana:

Jumat, 17 Maret 2017
Pukul 20.15 Wit

Komandan Pos Latea Sertu Sunardi menerima SMS dari Novhy yang menyatakan dirinya dipukuli adiknya, Hany. Sunardi memerintahkan 3 anggotanya, Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung untuk menjemput pelaku pemukulan.

Pukul 20.35 Wita
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung tiba di Dusun Marehunu dengan mengendarai sepeda motor. Mereka bertemu dengan kepala dusun Elson Kakilete untuk melaporkan kejadian dan menanyakan keberadaan Hany.

Pukul 20.40 Wit
Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju rumah Hany yang berjarak 30 meter dari rumah Elson. Mereka menggerebek rumah Hany, namun yang bersangkutan tak berada di rumah.

Pukul 20.50 Wit
Terdengar keributan di rumah Elson. Pratu Muhammad Yahya, Pratu Ansar Kurniawan, dan Prada Agung menuju lokasi. Muncul Rendy yang langsung menikam dada kiri Pratu Ansar

Pukul 21.00 Wit
Pratu Muhammad Yahya dan Prada Agung membawa Pratu Ansar ke pos

Pukul 21.45 Wit
Pratu Ansar dirujuk ke Puskemas Pasanea

Pukul 22.44 Wit
Pratu Ansar mengembuskan nafas terakhir.

Sabtu, 18 Maret 2017
Jenazah Pratu Ansar dibawa ke Takalar, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Almarhum Pratu Ansar berada di Maluku sejak 5 bulan lalu. Anak keduanya lahir 3 bulan lalu. “Korban tidak sempat melihat bayinya,” kata Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel Inf Alamsyah kepada detikcom, Selasa (21/3/2017).

sumber: detik

Semoga Amal Ibadah beliau diterima diSISINYA dan istri anaknya selalu dalam ridhoNYA..


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.