JCC Yang Memakan Banyak Korban

Gelaran Indonesia Open Superseries Premier 2017 terpaksa “mengungsi” ke JCC. Istora Senayan yang biasa digunakan untuk menggelar turnamen tersebut sedang berbenah jelang bergulirnya Asian Games 2018.

JCC yang Memakan Banyak Korban

Ternyata, bergantinya tempat dari Istora ke JCC memakan banyak korban. Buktinya, para juara di edisi sebelumnya, tak mampu mempertahankan gelar mereka. Tak cuma itu, cukup banyak pula pemain yang diunggulkan harus angkat koper sejak babak-babak awal.

Tiga dari lima juara Indonesia Open 2016 tetap tampil. Sementara Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong di ganda putra dan Xu Chen/Ma Jin di ganda campuran, sudah gantung raket alias pensiun dari dunia bulu tangkis Internasional.

Juara bertahan yang langsung tumbang adalah pasangan ganda putri Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi. Menjadi kampiun di edisi 2016, mereka harus tumbang di babak pertama Indonesia Open 2017 setelah dikalahkan pasangan Tiongkok, Huang Yaqiong/Yu Xiaohan.

Kemudian ada Lee Chong Wei yang juga tersingkir di babak-babak awal. Menghadapi pemain non-unggulan asal India, HS Prannoy, Chong Wei harus menyerah di babak kedua setelah kalah 10-21 dan 18-21.

Tai Tzu Ying sang juara bertahan di sektor tunggal putri pun harus tumbang. Memegang rekor tak terkalahkan sejak Hongkong Open 2016, Tzu Ying akhirnya tumbang. Menghadapi Nitchaon Jindapol di babak perempat final, Tzu Ying menyerah 19-21, 21-8, dan 17-21.

Tak hanya itu, para pemain yang diunggulkan pun seolah tak punya keuntungan saat bermain di JCC. Nama-nama besar seperti Viktor Axelsen, Lin Dan, Carolina Marin, Ratchanok Intanon harus terhenti di babak pertama. Begitu pula dengan wakil Indonesia seperti Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya dan Praveen Jordan/Debby Susanto juga kalah di babak pertama.

Kata kunci terkait:

jcc news 19/06/2017

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.