Indonesia, Radikalis, Dan Orang2 Yang Berkepentingan (Haus Kekuasaan)

Maaf gan, baru bergabung dengan Kaskus
Tag : Bukan Lahiran Milenial

Sebenarnya saya ga niat membahas ini, tapi saya sedikit prihatin terhadap kondisi negara kita saat ini. Dimna banyak orang hampir kehilangan akal sehat dan sulit jujur mengatakan yang benar jika itu benar dan salah jika itu salah, sesuai norma bukan relativitas. Sulit rasanya menutup mata karena begitu cinta nya saya untuk Indonesia. Tapi apa yg bisa saya buat jika ternyata cita2 saya kandas jika suatu waktu Indonesia kehilangan jati dirinya yang sebelumnya menurut ‘bule’ orang Indonesia itu ramah, berbeda-beda baik itu suku, agama, tempat tanggal lahir, profesi namun tetap rukun. Itu lah Indonesia yang dikenal teman-teman ‘bule’ sebagai negara heterogenitas.

Isu isu di Indonesia terakhir ini, persatuan semakin retak. NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) diobrak abrik oleh radikalis berkedok agama dan ingin mengubah ideologi bangsa Indonesia. Sebagian masyarakat terpengaruh, dBrain Washing , dicekokin kebencian untuk membenci agama yang lain lewat agama. Akhirnya ditunggangi politik yang haus kekuasaan. Sebenarnya buat apa beragama kalau akhirnya membenci ? Sebaiknya ber-agama lah yang bijak.

Kalo boleh saya berpendapat, mengapa banyak masyarakat yang mudah di cekokin kebencian ? besar kemungkinan disebabkan oleh kurang nya membaca, mendengar, melihat, merasakan hal-hal yang faktual dan terlalu mudah percaya. Kebanyakan mendengar dari orang2 yang ‘asal bicara’ akhirnya salah kaprah. Baiknya mengimbangi apa yang telah didengar dengan hal-hal yang faktual atau sesuai realita. Selain itu, pentingnya mengajarkan nilai2 Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari pada generasi saat ini lewat orang tua, guru dan pemimpin agama. Pemerintah juga harus lebih peka terhadap kualitas guru maupun pemimpin agama dan menindak mereka yang provokatif dalam jalur radikal.

Saya tidak mau jadi orang yang apatis terhadap Indonesia saat ini, Indonesia BUKAN hanya milik suku tertentu, golongan tertentu, dan agama tertentu. Indonesia itu Unity in Diversity bahasa kerennya Bhinneka Tunggal Ika. Maka, bagaimana kita harus bertindak demi menjaga Indonesia dari provokasi yang dibuat oleh yang berkepentingan ? Mari berdiskusi gann.

Pengamat : NN


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.