Anies Tanggapi Aksi Walk Out Di Kolese Kanisius

Jakarta, CNN Indonesia — Aksi walk out terjadi ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidato pembukaan acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Anies mengaku menerima sikap yang ditunjukkan hadirin terhadap dirinya saat berpidato.

“Saya menghormati perbedaan pandangan dan saya memberikan hak kepada siapa saja untuk mengungkapkan dengan caranya. Bagian kami adalah menyapa semua, mengayomi semua, Jadi, itu tanggung jawab saya sebagai gubernur,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/11).

“Kalau kemudian ada reaksi negatif, ya itu bonus saja buat saya. Enggak ada sesuatu, biasa saja. Intinya, saya hormati perbedaan pandangan dan itu adalah hak setiap warga,” kata Anies.

Acara peringatan 90 tahun Kolese Kanisius dihadiri ribuan alumni sekolah khusus laki-laki tersebut. Anies menjadi salah satu pejabat pemerintah yang diundang.

Lihat juga: Ubah Pergub, Anies akan Buka Monas untuk Kegiatan Keagamaan

Acara tersebut sekaligus menjadi ajag penganugerahan penghargaan Kanisius bagi lima alumni yang dinilai mengharumkan nama almamater. Mereka antara lain komponis dan pianis Ananda Sukarlan, serta budayawan Romo Magnis Suseno.

Saat Anies memberi pidato, Ananda berdiri dari kursi VIP-nya dan walk out. Ia mengaku tidak setuju dengan kehadiran Anies.

Aksi walk out Ananda kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya. Seusai memberikan pidato, Anies pun meninggalkan tempat. Hadirin yang tadinya walk out memasuki ruangan kembali.

Lihat juga: Anies-Sandi Diminta Fokus Benahi Angkutan Umum

Saat pemberian penghargaan kepada lima tokoh, Ananda pun mendapat giliran berpidato selama 10 menit. Dalam pidatonya, Ananda mengkritik panitia penyelenggara karena telah mengundang Anies.

“Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami. Walaupun Anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya,” ucapnya saat itu.

Ananda melanjutkan, “Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan,”

Ananda membenarkan aksi walk out tersebut saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com. Melalui pesan singkat, Ananda menyebut bahwa pidato itu diucapkan usai Anies meninggalkan tempat.

Kata kunci terkait:

anies di kanisius

Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.