‘Bayi Raksasa’ 10 Bulan Punya Berat Setara Anak 9 Tahun

Jakarta, CNN Indonesia — Seorang bayi berusia 10 bulan dari Meksiko kini jadi pembicaraan viral di seluruh dunia.

Pasalnya, bayi laki-laki bernama Luis Manuel Gonzales ini memiliki berat badan yang setara dengan anak berusia sembilan tahun. Awalnya, Isabel Pantoja, sang ibu mengaku tak khawatir tentang berat badan anaknya.

Hanya saja, dia mulai khawatir saat berat badan Luis Manuel mengalahkan kakaknya yang kini berusia tiga tahun.

Lihat juga: 7 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memijat Bayi
Mengutip Daily Mail dari NY Post, keluarga itu kini mengalami stres karena tak tahu apa yang salah dengan putranya. Sampai saat ini dokter pun mengaku tak tahu apa yang terjadi dengan Luis Manuel.

Saat lahir, berat badan Luis Manuel mencapai 3,6 kg. Berat ini terbilang cukup normal mengingat kakaknya juga lahir dengan berat yang nyaris sama. Namun lama-kelamaan berat badannya pun mulai ‘mengembang’ pesat.

Di usia dua bulan, berat badannya bahkan sudah mencapai 9,9 kg. Dia juga menggunakan baju untuk anak usia 2-3 tahun lebih tua darinya. Pada usia 10 bulan, berat badannya kini sudah mencapai 28 kg.

Berat badan Luis Manuel yang setara dengan anak usia sembilan tahun ini bahkan membuat ayahnya, Mario Gonzales merasa kesulitan menggendong Luis Manuel.

Untuk menangani masalah berat badan yang dialami Luis Manuel, orang tua dan keluarganya bergantian membawanya ke rumah sakit empat kali seminggu.

Dugaan awal, dokter memiliki teori bahwa Luis Manuel mengalami Prader-Willi Syndrome. Prader-Willi Syndrome adalah sebuah kondisi genetik yang membuat anak jadi selalu lapar dan menyebabkan makan berlebihan.

Lihat juga: Pijat Bayi Memperkuat Ikatan Orangtua dan Buah Hati
Hanya saja, Luis, kata orang tuanya, tidak sering meminta makanan. Sebaliknya, dia justru makan dengan jumlah normal untuk anak seusianya.

Berbeda dengan anggapan dokter, spesialis nutrisi Silvia Orozco mengungkapkan hal lain.

Dia mengungkapkan bahwa masalah Luis terletak pada kekurangan nutrisi dalam diet yang dilakukan ibunya selama hamil. Hal ini menyebabkan kelenjar yang mengatur metabolisme tubuhnya tak bekerja dengan benar. Hanya saja dia mengungkapkan bahwa hal ini bisa diatasi dengan suntikan hormon yang berharga US$551. (chs)


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.