Pembunuh Gadis Difabel Bantul Ditangkap Gara-Gara Warung Makan

Pembunuh Gadis Difabel Bantul Ditangkap Gara-Gara Warung Makan

Liputan6.com, Yogyakarta – Andreas Fransiskus Keis Waffa (42) ditetapkan oleh Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai tersangka tunggal kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian gadis difabel, Utami Dwi Cahyo (27), pada Sabtu, 18 November 2017.

Warga Dusun Plawonan, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, itu ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana dengan luka bekas cekikan oleh kakaknya, Eka Rinaningsih. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terdapat ciri penganiayaan seperti bekas jeratan di leher dan alat kelamin berdarah.

Pelaku merupakan pengangguran yang berasal dari Merauke, Papua, dan sudah delapan tahun hidup menggelandang di Yogyakarta. Petugas gabungan menangkap pelaku di seputar Pasar Kranggan, Yogyakarta, pada Senin dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasil pencurian berupa televisi, telepon genggam, perhiasan, serta baju milik korban.

“Kunci pengungkapan kasus ini dari keterangan pemilik warung yang tidak jauh dari rumah korban karena pelaku mampir untuk minta makanan,” ucap Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi, di kantornya, Senin (20/11/2017) siang.

Selain itu, topi serta sandal milik pelaku juga tertinggal di rumah korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 3 KUHP mengenai pencurian dengan Kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pembunuh Gadis Difabel Bantul Ditangkap Gara-Gara Warung Makan – Regional Liputan6.com
http://m.liputan6.com/regional/read/3169265/pembunuh-gadis-difabel-bantul-ditangkap-gara-gara-warung-makan

nih kera memperkosa perawan bisa kena hukuman g yak


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.