Bayi Meninggal Usai Ditolak Puskesmas, Petugas Pendaftaran Dipindah

Brebes – Kinerja petugas Puskesmas Sidamulya, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, selama ini banyak dikeluhkan warga. Bahkan warga juga menyampaikan ada sejumah petugas yang dikenal sangat galak saat melayani warga pasien.

Saat melakukan sidak di Puskesmas Sidamulya Selasa (12/12/2017) siang, Bupati Brebes dan Kepala Dinas Kesehatan banyak menerima keluhan dari warga terkait buruknya pelayanan di Puskesmas Sidamulya. Rosikin (35) salah seorang warga Sidamulya bahkan secara langsung menyampaikan di hadapan Sri Gunadi, Kepala Dinas Kesehatan Brebes, bahwa beberapa petugas di puskesmas tersebut dikenal galak dan judes.

“Itu pak, petugas juru tulis (pendaftaran) orangnya judes. Terus ada lagi di bagian dalam, orangnya galak, apalagi pas lagi ramai pasien yang mau mendaftar. Mohonlah supaya mereka diganti saja dengan yang lebih ramah,” keluh Rosikin kepada Kepala Dinkes Brebes, Sri Gunadi.

Sebagai pelayanan publik, Rosikin meminta, pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan termasuk di puskesmas. Selama ini menurutnya, warga sebenarnya ingin mengadukan masalah ini agar segera dilakukan pembenahan. Namun mereka tidak tahu harus menghubungi siapa.

“Kami ini kan orang desa, tidak kenal sama pejabat-pejabat di kabupaten jadi tidak tahu harus ke mana menyampaikan keluhan warga ini. Pas ada musibah bayi meninggal ini, warga jadi makin berani menampaikan keluhan mereka,” ungkap Rosikin lagi.

Keluhan serupa dikemukakan oleh warga lainnya yakni Heni Kustati (31). Heni mengaku punya pengalaman yang tidak mengenakan saat akan berobat di Puskesmas Sidamulya. Menurutnya, ucapan yang disampaikan petugas pendaftaran tidak enak didengar atau ketus.

“Pernah saya periksa untuk pertama kali dan tidak tahu apa yang harus dibawa. Petugas tidak kasih solusi malah marah dengan mengatakan, pokoknya kalau tidak bawa persyaratan tidak akan dilayani,” ucap Heni menirukan petugas.

Heni dan Rosikin meminta agar para pengambil keputusan mendengarkan keluhan dari rakyat. Mereka berharap petugas di Puskesmas diisi oleh orang-orang yang ramah.

Kepala Puskesmas Sidamulya dr Arlinda mengatakan sudah melakukan tindakan terkait dengan keluhan warga ini. Sejumlah petugas pendaftaran sudah diganti dengan petugas lain.

“Atas kejadian ini, kami telah melakukan evaluasi. Semua petugas di loket pendafataran kami geser ke dalam kantor diganti petugas lain. Idealnya, di loket pendaftaran ini petugas jaga berasal dari rekam medis, tetapi kami belum mempunyai tenaga rekam medis ini. Namun kebutuhan ini sudah diajukan ke Badan Layanan Umum serta Dinas Kesehatan,” kata Arlinda.

Diketahui sebelumnya, Icha Selvia (7 bulan), warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, meninggal dunia akibat tidak mendapatkan pertolongan saat berobat ke Puskesmas Sidamulya. Balita putri pasangan Saroi (32) dan Emiti (32), mengalami gejala muntah disertai berak. Saat akan berobat ditolak petugas puskesmas dengan alasan tidak membawa kartu keluarga (KK). (sip/sip)

https://m.detik.com/news/berita-jawa-tengah/d-3766454/bayi-meninggal-usai-ditolak-puskesmas-petugas-pendaftaran-dipindah

Coba yg Di Brebes share nama petugas2 yg galak itu disini. Dibikin rame biar semua tahu, Kalo ngawur sampe bikin bayi mati itu serius


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.