Hina Agama DiFacebook, Seorang Pria Dibekuk Bareskrim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seorang pria bernama Abraham Ben Moses (52 tahun) ditangkap tim tindak Satuan Petugas Siber Badan Reserse Kriminal Polri pada Selasa (5/12). Ia ditangkap di rumahnya di Jalan Hasyim Ashari Buaran Indah Tangerang.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Fadil Imran menjelaskan, pelaku mengunggah konten yang menyinggung suku, agama ras dan antargolongan (SARA). Konten itu diunggah di sebuah akun Facebook.

“Yang bersangkutan memposting di akun FB Saifuddin Ibrahim, milik yang bersangkutan, tentang ujaran kebencian terhadap agama tertentu SARA,” kata Fadil, Rabu (6/11).

Kendati demikian, Fadil masih belum mau mengungkapkan secara rinci terkait bentuk unggahan SARA yang dimaksud. “Nanti kami sampaikan di rilis secara resmi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Bersama Abraham, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah ponsel Iphone 6 Plus warna putih yang diduga digunakan untuk mengunggah konten SARA tersebut. Selain itu Abraham pun diamankan ke Bareskrim Polri.

“Yang bersangkutan dibawa ke Ditipsiber Bareskrim untuk dilaksanakan pemeriksaan,” kata Fadil. Akibat perbuatannya, Abraham terancam pasal 28 ayat 2 UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

http://m.republika.co.id/amp_version/p0ivrc330

Posting Hina Agama di Facebook, Abraham Diciduk
 
Hina Agama diFacebook, Seorang Pria Dibekuk Bareskrim

Pelaku ujaran kebencian berkonten SARA di Facebook, Abraham bin Moses (52) diciduk oleh Tim Satgas Diberikan Bareskrim Polri. Ia memakai akun milik nya bernama Saifuddin Ibrahim untuk memposting postingan yang menghina salah satu agama yang dianut di Indonesia, Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id – Seorang pria bernama Abraham Ben Moses diciduk petugas Unit 1 Subdit II dan Tim Tindak Satgas Siber Bareskrim Polri karena memposting konten ujaran kebencian bernada Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan atau SARA di akun media sosial Facebook miliknya, Saifuddin Ibrahim.

Pria berusia 52 tahun itu ditangkap di rumahnya, Jalan KH. Hasyim Ashari nomor 27 RT 01 RW 04 Buaran Indah, Kota Tangerang, Banten, Selasa, 5 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB.

“Pelaku memposting tentang ujaran kebencian terhadap agama tertentu dan berkonten SARA,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran melalui keterangan tertulis yang diterima Kriminologi, Rabu, 6 Desember 2017.

Imran mengatakan, dalam akun Saifuddin Ibrahim itu, Abraham memposting sebuah status yang menghina Allah SWT. Status tersebut diunggah pelaku pada Minggu, 12 November 2017 lalu pukul 06.30 WIB.

Berikut adalah salah satu penggalan status akun Saifuddin Ibrahim:

“Sayembara 11”

“Allah SWT adalah delusi. Karena nabi sebelumnya tidak mengenalkan nama Allah SWT kepada umatnya.”

“Allah SWT, umurnya sama dengan Muhammad, seusia, sebaya, atau teman bermain mereka dan sahabat mengaminkan.

“Alquran adalah….”

Postingan Facebook tersebut telah dikomentari oleh lebih dari 580 orang dan dibagikan oleh 71 orang lewat jejaring media sosial Facebook.

Barang Bukti yang diamankan berupa sebuah ponsel merek Iphone 6 Plus warna putih. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman pasal ini maksimal hukuman enam tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp 1 miliar.

“Tindak Lanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Dittipid Siber Bareskrim untuk dilaksanakan pemeriksaan,” tuturnya.

https://kriminologi.id/hard-news/cyber-crime/posting-hina-agama-di-facebook-abraham-diciduk

Baguslah diciduk pak polisi, selamat menikmati


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.