10 Tahun Mendampingi, Christiandy Sanjaya Anggap Cornelis Sebagai Orangtua

10 Tahun Mendampingi, Christiandy Sanjaya Anggap Cornelis Sebagai Orangtua

PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya menegaskan pada prinsipnya ia bersyukur kepada Tuhan. Selama 10 tahun mendampingi Gubernur Kalbar, Christiandy merasa berterimakasih atas bimbingan Cornelis dan Frederika Cornelis.

“Beliau (Gubernur Cornelis_red) bijaksana membimbing saya dan istri seperti orangtua kita,” ungkapnya di Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (1/1/2018).

Christiandy bersyukur sampai detik-detik jelang purna tugas sebagai Wakil Gubernur, ia dan Cornelis masih aktif dan tidak sampai pecah kongsi.

“Kami akur sampai detik-detik purna tugas. Ini jadi pelajaran etika berpolitik yang baik untuk kita semua. Banyak yang pecah kongsi, namun kita tidak. Ini patut disyukuri,” timpalnya.

Christiandy juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN) dan umur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) selama 10 tahun kepemimpinannya.

“Selama 10 tahun, Kalbar aman. Kita bisa terus membangun dan pertumbuhan ekonomi mulai di atas rata-rata nasional. IPM (Indeks Pembangunan Manusia) juga naik. Selama 10 tahun, kalau dihitung jumlah penghargaan yang diterima mungkin ratusan dan berkarung-karung. Dari nasional sampai internasional,” timpalnya.

Christiandy menambahkan ia bersama Gubernur masih terus bekerja. Semoga semangat terus berkarya nenjadi modal kuat untuk melanjutkan pembangunan di Kalbar.

“Semua cinta damai dan ingin tetap kondusif. Kita mau membangun Kalbar. Karena saya tidak mencalonkan diri (Pilkada), saya tidak henti-hentinya berdoa supaya lahir kandidat beretika baik dan arif. Rakyat bisa memilih pemimpin yang bisa memimpin Kalbar lebih sejahtera,” ujarnya.

Christiandy mengaku tidak terlepas dari kelemahan dan kekhilafan saat emban amanah sebagai Wakil Gubernur. Ia meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Pemprov Kalbar dan seluruh elemen masyarakat Kalbar.

“Misalnya, saat pelantikan waktu itu. Pernah saya batalkan pelantikan karena pejabat yang bersangkutan berbicara saat momen pelantikan. Saya mohon maaf, termasuk kepada pejabat-pejabat lain yang pernah mendapat teguran karena fungsi pengawasan Wagub. Kita harus tegas dan berikan contoh baik,” tandasnya.

http://pontianak.tribunnews.com/2018/01/11/10-tahun-mendampingichristiandy-anggap-cornelis-sebagai-orangtua


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.