7 Kasus Penganiayaan Ulama Hoax, Kapolda Jabar: Ada Yang Memancing Di Air Keruh

http://m.rmoljabar.com/news.php?id=68999

RMOLJabar. Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) tetap akan memproses setiap kejadian penyerangan terhadap ulama, maupun isu – isu yang melibatkan SARA.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, proses hukum tetap berjalan meskipun pelaku penganiayaan mengalami gangguan jiwa.

“Hukum proses tetap berjalan walaupun dia (pelaku) ngaku kurang waras,” kata Agung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Selasa (20/2).

.
Agung menuturkan, hingga saat ini ada sembilan kasus dugaan penyerangan yang diduga dialami oleh ulama namun tujuh diantaranya telah dibuktikan dan tidak terjadi

“Yang tujuh itu bukan, dan ini sedang kita dalami contohnya seperti di Bogor menurut informasi ada ulama yang dianiaya, ulamanya sudah ketemu dan ternyata (diidentifikasi) tidak ada apa – apa,” ungkap Agung.

Menurutnya, dari sejumlah kasus yang tidak sesuai kebenarannya (hoax) terlihat seperti ada yang memancing di air keruh. Oleh sebab itu, pihaknya akan terus mendalami dan menganalisa dengan mengkorelasikan setiap kejadian tersebut.

“Jadi setiap ada kejadian kita harus korelasi kan dan menghubungkan dengan fakta – fakta sosial yang ada, apakah ada hubungannya?,” jelas Agung.

Selanjutnya, selain melakukan pemantauan Polda Jabar juga terus menjalin sinergritas antara pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga kondusifitas keamanan di Jabar.

“Preventifnya, Dewan Mesjid provinsi juga ingin memberikan kontribusi di tingkat Kabupaten maupun kota, bersama kepolisian dan TNI paling tidak ada kegiatan rutin Silaturahmi, sehingga bila ada informasi lain bisa cepat disampaikan,” pungkasnya.

NASBUNG JABARNISTAN SARANG HOAX


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.