‘Mas Metal’ Atau Masyarakat Melek Digital, Program Gus Ipul – Puti Guntur

'Mas Metal' atau masyarakat melek digital, Program Gus Ipul - Puti Guntur

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno baru saja meluncurkan kembali tiga program andalannya. Salah satunya adalah ‘Mas Metal’ atau masyarakat melek digital.

Mas Metal merupakan komitmen Gus Ipul-Mbak Puti untuk melahirkan inovasi-inovasi digital di berbagai bidang, antara lain pertanian, kelautan, pendidikan, dakwah, kesehatan, perdagangan, dan industri.

Caranya dengan memperluas jaringan internet di Jawa Timur, memperluas literasi digital di masyarakat, hingga meningkatkan partisipasi publik untuk pengawasan tata kelola pemerintahan bersih dan transparan berbasis digital.

Pakar ekonomi Universitas Brawijaya Prof Candra Fajri mengatakan, salah satun problem yang dihadapi Jawa Timur ialah masalah urbanisasi. Masyarakat desa pindah ke kota, karena disebabkan di daerah mereka minim lapangan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka.

“Sehingga masalahnya tidak hanya infrastruktur di pedesaan, melainkan juga pendidikan. Pendidikan yang sifatnya berorientasi pembekalan skill dan keahlian untuk masyarakat desa itu. Semisal keahlian dalam berdagang hasil bumi maupun memanfaatkan potensi wisata wilayahnya,” katanya, saat dihubungi merdeka.com.

Memasuki era digitalisasi, keberadaan teknologi sudah tak bisa dihindari lagi. Sehingga ketika masyarakat desa itu sudah punya keahlian, dibarengi dengan pelatihan SDM-nya atau dikenal dalam program Gus Ipul-Puti dengan literasi digital dalam memanfaatkan teknologi.

“Digitalisasi dapat memudahkan masyarakat desa itu untuk melakukan usaha dan mempromosikan potensi daerahnya,” ungkap Candra. Selain SDM, tentu juga fasilitas penunjang seperti daya listrik juga jaringan internet.

Dengan ini, masyarakat desa tidak perlu lagi mencari pekerjaan di perkotaan. Dari desanya masing-masing, mereka bisa membangun daerahnya masing-masing dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada.

“Sebenarnya, program Gus Ipul dengan Mbak Puti sudah menjawab kebutuhan Jawa Timur, namun butuh kajian detailnya,” tuturnya.

Menurut dia, tidak semua desa mempunyai kebutuhan dan profil yang sama. Seperti desa yang dekat dengan perkotaan, berbeda kebutuhannya dengan desa yang jauh dari kota. Semisal, di suatu desa sebenarnya memiliki banyak usaha-usaha kecil yang bagus.

Namun kalah saing dengan ritel modern yang besar, sehingga perlu dibantu dengan perlindungan hukum ataupun penyediaan dana murah.”Atau ada juga daerah yang sebenarnya, perlindungan hukumnya bagus dan usaha warganya yang bagus. Namun tidak berkembang dan kurang inovasi, karena tidak tersentuh dengan teknologi,” paparnya.

Oleh karena itu, butuh adanya pemetaan daerah mana saja yang perlu menjadi prioritas maupun kebutuhan tiap daerahnya. “Pemetaan sangat diperlukan agar pelaksanaan program bisa berjalan efektif dan efisien,” katanya.

Diketahui, selain program ‘Mas Metal’, Gus Ipul-Puti juga meluncurkan PKH Super dan Seribu Dewi. Dengan ini, genap delapan program yang sudah dibocorkan oleh keduanya. Sebelumnya, terdapat program Dik Dilan, Satria Madura, Tebar Jala, Desa Cemara dan Madin Plus Berkelanjutan.

Sumberhttps://www.merdeka.com/peristiwa/pakar-program-mas-metal-gus-ipul-puti-dapat-menjawab-masalah-urbanisasi-di-jatim.html


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.