Obama Saja Bisa Menjadi Presiden, Mengapa Ahok Tidak Bisa?

“Kalau suatu hari yang dicap minoritas di negeri ini konstitusi menjamin bisa menjadi presiden republik ini. Maka atap dan pagar rumah Pancasila lengkap kita bangun,” ujar Ahok.

Dia menambahkan sekiranya harapannya itu tercapai, Ahok menilai rumah Pancasila yang dicita-cita Presiden Soekarno telah terealisasi dengan utuh.

“Saya yakin semua yang hadir di tempat ini semua mendoakan umur panjang untuk melihat rumah Pancasila selesai kita bangun itu cita-cita proklamator. Saya kira itu cita-cita kita bersama,” ujar Ahok.

“Tahun depan 15 Februari kita lihat Ahok terpilih atau tidak saya kira itu,” ucap Ahok saat mengakhiri sambutannya.

Ketika menjabat pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Ahok pernah mengungkapkan niatnya menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2019 di depan ratusan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia saat kuliah umum di Balai Agung, Balai Kota.

“Orang yang gagah, jenderal sudah tidak dipercaya. Yang ibu-ibu tidak dipercaya, yang kyai sudah pernah juga. Yang pinter bikin pesawat sudah pernah juga. Yang paling sederhana kayak kita ternyata tidak bisa juga. Bingung negara ini. Nah, mungkin saat itu orang akan pilih Ahok jadi presiden.”

“Orang akan bilang saya keturunan cina (tionghoa), babi ngepet pun saya pilih yang penting bener. Orang akan frustasi kalau seperti itu, tapi saya tidak tahu,” kata Ahok.

https://m.merdeka.com/politik/curhatan-hati-ahok-memimpikan-kaum-minoritas-jadi-presiden.html


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.