Sembilan Janji SBY Jika Demokrat Kembali Memimpin 2019

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bertekad melakukan sejumlah hal perubahan jika pihak partai itu kembali duduk di kursi pemerintahan pada 2019.

Hal itu disampaikan SBY saat memberikan pidato pelantikan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019. Walaupun demikian, dia menyebutkan Partai Demokrat masih belum bicara soal koalisi saat ini.

Namun, SBY juga menginginkan sejumlah perubahan yang akan dilakukan jika partai tersebut kembali ke pemerintahan. Sejumlah hal di antaranya adalah keadilan yang hadir di Indonesia.

“Rakyat ingin Indonesia makin ke depan, makin damai dan rukun,” kata SBY di Wisma Proklamasi 41, Jakarta, Sabtu.

Selain itu, hal lainnya adalah partai tersebut ingin kebebasan rakyat tetap ada, penegakan hukum serta rakyat semakin sejahtera. Partai itu juga mengingkan agar perekonomian semakin membaik, lapangan kerja yang mudah didapat hingga kemiskinan berkurang.

SBY juga mengatakan pihaknya juga bertekad agar ketimpangan tak lagi merajalela.

“Ketimpangan jangan makin merajalela itulah harapan rakyat, itulah tekad Partai Demokrat jika kembali ke pemerintahan,” kata dia.

Pernyataan SBY bukan sekali saja mengkritik pertumbuhan ekonomi. Sebelumnya dia menyampaikan hal itu pada Januari lalu.

Negara Kuat

Dia menyampaikan ramalan bahwa Indonesia akan menjadi negara yang kuat pada 2045 namun hal itu tak bisa datang dari langit. SBY mengajak seluruh warga bekerja keras untuk mencapai hal tersebut.

Di sisi lain, dia uga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi harus ditingkatkan lagi. Dia memaparkan keberhasilannya saat menjadi Presiden, bahwa pertumbuhan ekonomi saat itu mencapai 6 persen.

“Alhamdulillah pas saya mimpin 6 persen. Sekarang 5 (persen) harus segera dinaikkan. Saya tahu Jokowi sedang berjuang, kalau masih 5 (persen) berarti ada masalah,” kata SBY di Pesantren Daar El-Qolam, Tangerang.

Sebelumnya, Pemerintahan Jokowi menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4 persen pada tahun 2018 atau naik dibandingkan 2017 yakni sekitar 5,05.

DBS Group Research memproyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini akan menyentuh level 5,3 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) 2017 yang sebesar 5,1 persen.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180217170123-32-276852/sembilan-janji-sby-jika-demokrat-kembali-memimpin-2019]sumur[/url]

katakan tidak pada(hal) korupsi [/center]


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.