Usai Salat Isya, Pria Tak Dikenal Nekat Rusak Masjid Di Tuban Dan Pukul Warga

Usai Salat Isya, Pria Tak Dikenal Nekat Rusak Masjid di Tuban dan Pukul Warga Lalu Ucapkan Siap Mati

http://jatim.tribunnews.com/amp/2018/02/13/usai-salat-isya-pria-tak-dikenal-nekat-rusak-masjid-dan-pukul-warga-lalu-ucapkan-siap-mati

Beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan oleh penyerangan Gereja Santa Lidwina yang ada di Sleman.
Kali ini, penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi.
Perusakan masjid oleh orang tak dikenal terjadi di Kabupaten Tuban.
Tepatnya di Masjid Baiturrahim, di Jalan Sumurgempol nomor 77, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 01.30 WIB.

Menu
KANAL
Home
News
Jatim
Metro Surabaya
Malang
Bisnis
Super Ball
Sport
Seleb
Lifestyle
Otomotif
Techno
Video
Usai Salat Isya, Pria Tak Dikenal Nekat Rusak Masjid di Tuban dan Pukul Warga Lalu Ucapkan Siap Mati
Selasa, 13 Februari 2018 10:57

perusakan-masjid-di-tuban_20180213_105646.jpg

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan oleh penyerangan Gereja Santa Lidwina yang ada di Sleman.
Kali ini, penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi.
Perusakan masjid oleh orang tak dikenal terjadi di Kabupaten Tuban.
Tepatnya di Masjid Baiturrahim, di Jalan Sumurgempol nomor 77, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 01.30 WIB.
Baca: Dinas Pendidikan Larang Siswa di Jatim Rayakan Valentine

Baca: Dinas Pendidikan Larang Siswa di Jatim Rayakan Valentine
Saat itu, rombongan orang tak dikenal datang menggunakan mobil Toyota Inova Nopol H-8697-JQ sekitar pukul 16.00 WIB.
Kemudian salat ashar dan berbicara dengan masyarakat sekitar.
Jelang magrib, rombongan keluar dan waktu isya mereka kembali lagi untuk salat berjamaah.
Namun, mereka memilih membuat shaf sendiri.

Menu
KANAL
Home
News
Jatim
Metro Surabaya
Malang
Bisnis
Super Ball
Sport
Seleb
Lifestyle
Otomotif
Techno
Video
Usai Salat Isya, Pria Tak Dikenal Nekat Rusak Masjid di Tuban dan Pukul Warga Lalu Ucapkan Siap Mati
Selasa, 13 Februari 2018 10:57

perusakan-masjid-di-tuban_20180213_105646.jpg

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan oleh penyerangan Gereja Santa Lidwina yang ada di Sleman.
Kali ini, penyerangan terhadap rumah ibadah kembali terjadi.
Perusakan masjid oleh orang tak dikenal terjadi di Kabupaten Tuban.
Tepatnya di Masjid Baiturrahim, di Jalan Sumurgempol nomor 77, Kelurahan Kingking, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (13/2/2018) sekitar pukul 01.30 WIB.
Baca: Dinas Pendidikan Larang Siswa di Jatim Rayakan Valentine

Baca: Dinas Pendidikan Larang Siswa di Jatim Rayakan Valentine
Saat itu, rombongan orang tak dikenal datang menggunakan mobil Toyota Inova Nopol H-8697-JQ sekitar pukul 16.00 WIB.
Kemudian salat ashar dan berbicara dengan masyarakat sekitar.
Jelang magrib, rombongan keluar dan waktu isya mereka kembali lagi untuk salat berjamaah.
Namun,mereka memilih membuat shaf sendiri.

. Mereka juga memilih berisitirahat di masjid usai mengerjakan salat isya
Pukul 01.00 WIB, datang warga bernama Muhammad menanyakan tujuan dari para rombongan tersebut.
Warga yang bertanya malah dipukul, lalu lari keluar masjid meminta pertolongan masyarakat.
Setengah jam kemudian, pukul 01.30 WIB, pelaku menendang kaca masjid.

Kaca yang terpasang di jendela ukuran besar itu pun pecah berserakan.
Warga sempat datang dan mencoba menghentikan aksi pelaku, tapi justru pelaku mengatakan hal diluar dugaan.
“Saya siap mati,” kata pelaku dihadapan kerumunan warga.
Petugas kepolisian langsung datang ke lokasi untuk mengamankan pelaku, yang mengalami luka tersebut.

Kita amankan pelaku pengrusakan, beserta rombongan lainnya,” kata Kapolsek Tuban, AKP Subagyo.
Dari hasil pengamanan yang dilakukan petugas, rombongan tersebut berjumlah lima orang.
Dua orang pria, satu sebagai pelaku pengrusakan, dan satunya sebagai pengemudi yang dikui sebagai saudara pelaku.
Tiga orang anak, satu perempuan usia SMP dan dua anak laki-laki masih balita

Waktu subuh pelaku dibawa ke rumah sakit dulu, untuk yang lain termasuk anak-anak dibawa di Mapolres. Pelaku terindikasi gangguannya jiwa,” ujar Subagyo.
Setelah melalui serangkaian proses, akhirnya identitas korban berhasil diketahui.
Pelaku bernama M Zaenudin (40) Tani Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang. Diantaranya, 1 buah laptop merk acer, 2 HP, Tas yang berisi Pakaian dan Pempers bayi, Bantal dan Selimut, Buku-buku yang bertuliskan huruf arab.

Selain itu juga ditemukan beberapa uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 10 ribu, sandal jepit.
“Sejumlah barang bukti sudah diamankan, STNK dan kendaraan yang digunakan juga diamankan,” pungkas Kapolsek.

PELAKUNYA PADAHAL UMATNYA SENDIRI CIVIL WAR NASBUNG


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.