Wasekjen Gerindra: Aswari-Irwansyah Sisir Pemilih Muda Di Pilkada Sumsel

Wasekjen Gerindra: Aswari-Irwansyah Sisir Pemilih Muda di Pilkada SumselWakil sektretaris jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Jojon Novandri mengatakan pasangan calon gubernur Aswari Rivai dan wakil Gubernur Muhammad Irwansyah telah menyiapkan strategi untuk menyisir pemilih pemuda di pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumsel 2018.

Satu diantaranya adalah mengubah cara pandang pemuda terhadap citra negatif politik yang lekat saat ini. Seperti halnya korupsi dan anggapan tidak adanya kapabilitas dari seorang politisi.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi dengan tajuk “Peran Pemuda Dalam Memilih Kepala Daerah (Cagub dan Cawagub) Sumsel” yang diadakan oleh Dipo Discussion Club (DDC) di Dipo Cafe Jalan Dipenogoro Nomor 28 A, Palembang, Rabu (21/2/2018) malam.

Ia melanjutkan, paslon nomor urut dua yang diusung oleh partai Gerindra dan PKS ini memiliki kandidat termuda diantara paslon lain, yaitu Irwansyah. Menurutnya, Irwansyah yang baru berusia 34 tahun ini merupakan aset untuk Sumatera Selatan.

Irwansyah juga dikenal sebagai sosok pemimpin yang berkomitmen. Sebab telah menuntaskan amanahnya sebagai wali kota Pangkalpinang.

“Irwansyah merupakan kontestan termuda dalam pilkada sumsel kali ini dan sudah menyelesaikan tugasnya sebagai walikota,” ungkap Ahmad.

“Sejak awal beliau mengungkapkan memang di Pangkalpinang hanya satu periode saja. Karena keinginannya juga mengabdi di kampung halaman sang Nenek. Ayahnya juga Pak Sofyan Rebuin mantan sekretaris daerah Sumsel. Jadi baginya Sumsel bukan hal baru,” sambungnya.

Kemudian, menurut pembina satria Gerindra ini, meski Aswari tidak semuda Irwansyah, ia memiliki semangat yang tidak kalah besarnya seperti Irwansyah. Keduanya menjadi kombinasi terbaik, sebab tidak hanya menjadi paslon yang muda tapi mereka telah membuktikan sejumlah prestasinya saat memimpin menjadi kepala daerah.

“Aswari memang tidak muda lagi. Tapi semangatnya masih muda. Beliau juga pernah memimpin Lahat dua periode dan banyak membawa perubahan signifikan,” kata Ahmad.

Sebagai informasi, Dipo Discussion Club (DDC) merupakan ajang sharing, diskusi mengenai politik, ekonomi, budaya, seni dan sebagainya. Oleh karena itu DDC akan mengelar diskusi santai yang memang pelaksanaannya digelar dua minggu sekali kembali berkerjasama dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumsel.


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.