Setya Novanto Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

[# LINK_TEXT #] bagus, Silakan lihat! https://m.detik.com/news/berita/d-3914553/setya-novanto-irit-bicara-usai-diperiksa-kpk

Selasa 13 Maret 2018, 17:56 WIB
Setya Novanto Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Haris Fadhil – detikNews

Setya Novanto setelah menjalani pemeriksaan di KPK. (Haris Fadhil/detikcom)

Jakarta – Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, irit bicara setelah diperiksa penyidik KPK. Novanto tak menjelaskan soal materi pemeriksaan terhadap dirinya.

“Tanya penyidik,” kata Novanto sambil masuk ke mobil tahanan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2018).

Novanto diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk kasus korupsi e-KTP. Ia menjadi saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, yang merupakan keponakannya, dan Made Oka Masagung.

“Sebagai saksi untuk IHP (Irvanto Hendra Pambudi Cahyo) dan MOM (Made Oka Masagung),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Dalam kasus ini, KPK menyebut Irvanto diduga sejak awal mengikuti proses tender e-KTP dengan perusahaannya, PT Murakabi Sejahtera, serta mengikuti beberapa kali pertemuan di ruko Fatmawati. KPK menyebutkan, walaupun perusahaannya kalah, Irvanto menjadi perwakilan Novanto.

Irvanto juga diduga telah mengetahui ada permintaan fee 5 persen untuk mempermudah proses pengurusan anggaran e-KTP. KPK menduga Irvanto kemudian menerima uang sejumlah total USD 3,5 juta. Uang itu diperuntukkan buat Novanto.

Selain Irvanto, orang dekat Novanto, Made Oka Masagung, menjadi tersangka dugaan korupsi e-KTP. Peran Made Oka juga diduga sebagai pihak yang menjadi penampung dana untuk Novanto senilai total USD 3,8 juta. (haf/dhn)

Senin 12 Maret 2018, 13:50 WIB
Sidang Setya Novanto
Setya Novanto Akui Ponakannya Bagi-bagi Duit e-KTP
Faiq Hidayat – detikNews

Setya Novanto ketika menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Jakarta – Terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, akhirnya mengakui keponakannya, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, turut membagikan aliran uang proyek e-KTP. Menurut Novanto, Irvanto melakukan itu atas perintah Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Bahwa saudara Andi menyampaikan bahwa dia telah melakukan pengiriman-pengiriman uang kepada pihak-pihak, di antaranya disebutkan saya juga menyuruh kepada saudara Irvanto,” ucap Novanto ketika menanggapi kesaksian para saksi dalam sidang lanjutan perkara korupsi proyek e-KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018).

“Saya baru tahu pas sebelum ditahan, ada yang menyampaikan keluarga kepada saya. Jadi petunjuk sebagai kurir untuk anter-anter,” imbuh Novanto.

Novanto menyebut Andi menjanjikan Irvanto peran di konsorsium proyek e-KTP sehingga Irvanto bersedia melakukan perbuatan tersebut. Novanto pun mengaku telah membeberkan hal tersebut ke KPK.

“Nah saya, dalam akhir-akhir ini akhirnya mencoba untuk mendekati Irvanto melalui keluarga. Jadi mengatakan bahwa ada beberapa yang memang diminta oleh saudara Andi mengantar, dan mengantarkan itu adalah Irvanto dijanjikan kerjaan konsorsium untuk diminta membantu mengantarkan,” kata Novanto.

“Jumlah-jumlahnya saudara Andi yang menyampaikan pada saya dan itu sudah saya sampaikan ke pihak penuntut umum melalui penyidik,” imbuh Novanto.

Ketua majelis hakim Yanto mengatakan agar keterangan Novanto itu dibuka saja dalam pemeriksaan terdakwa. Selain itu, Yanto menyebut catatan yang dimiliki Novanto untuk dibuka juga di pengadilan.

“Sebaiknya pemeriksaan terdakwa dibuka aja biar tahu masyarakat. Dibuka aja catatan-catatan oleh terdakwa kepada saudara,” ucap Yanto.

Sebelumnya dalam persidangan, Muhammad Nur alias Ahmad (pegawai PT Murakabi Sejahtera/anak buah Irvanto) mengaku menerima uang dolar dari PT Inti Valuta untuk Senayan. Dia menerima uang itu dalam 3 tahap atas perintah Irvanto.

Dia menyebutkan menerima uang sekitar USD 2 juta dan terdapat kode dalam amplop uang itu. Kode itu berupa warna merah, kuning, dan biru.

Gimana koment2 agan…
Ternyata papa ngirit bicara..stelah ponakannya bagi2 fulus..Setya Novanto Irit Bicara Usai Diperiksa KPK


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.