Fadli Zon Nilai Wajar Penambahan Anggaran DPR Yang Mencapai 2 Triliun,

Fadli Zon Nilai Wajar Penambahan Anggaran DPR yang Mencapai 2 Triliun, Sekjen PSI: Apakah Rasional?

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon menilai wajar usulan penambahan anggaran DPR yang mencapai Rp 2 Triliun.
Menurutnya, kenaikan usulan anggaran yang semula berjumlah Rp 5,7 triliun menjadi Rp 7,7 triliun masih rasional.
“Bisa dicek anggaran yang diajukan, ini masih batas rasional,” kata Fadli.
Menambahkan, Fadli mengatakan usulan penambahan anggaran DPR nantinya akan dialokasikan untuk menyiapkan segala fasilitas baru bagi tambahan 15 anggota DPR.

Dirinya mengacu pada Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, anggota DPR bertambah sebanyak 15 orang, sehingga total berjumlah 575.
Fasilitas yang dipersiapkan 15 anggota DPR tersebut yakni ruangan baru, rumah dinas baru, dan tenaga ahli.
“Karena ini untuk persiapkan penambahan anggota DPR dan penyesuaiannya,” lanjut politisi Gerindra itu.
Hal ini mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni.
Melalui akun Twitternya @AntoniRaja dirinya menuliskan:
“Apakah Anda setuju tambahan 2T unk DPR itu rasional?”

Dikabarkan sebelumnya, Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing menyampaikan usulan Rencana Kerja dan Anggaran DPR tahun 2019 sebesar Rp 7.721.175.861.000.
Sementara, pada tahun 2018, total anggaran yang diajukan DPR sebesar Rp 5.728.308.210.000.
Rencana tersebut ia sampaikan dalam Rapat Paripurna ke-22 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2017-2018, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4/2018).
Anton menjelaskan, anggaran terebut dibagi menjadi dua bagian. Pertama untuk satker Dewan sebesar Rp 4.864.569.519.000.
Anggaran untuk satker dewan diperuntukkan untuk dua program, yakni program pelaksanaan fungsi sebesar Rp 926.701.869.000 dan program penguatan kelembagaan DPR sebesar Rp 3.937.867.650.000.
Kedua, untuk satker Setjen DPR, anggaran yang diusulkan sebesar Rp 2.856.606.342.000. Besarnya anggaran tersebut digunakan untuk membiayai dua program.
Sebanyak Rp 2.788.220.591.000 untuk program dukungan manajemen pelaksanaan tugas teknis lainnya. Sisanya sebesar Rp 68.385.751.000 digunakan untuk program dukungan keahlian fungsi dewan.

http://wow.tribunnews.com/2018/04/11/fadli-zon-nilai-wajar-penambahan-anggaran-dpr-yang-mencapai-2-triliun-sekjen-psi-apakah-rasional

NGOAHAHAHAHAHAHAHAHA KALAU MASALAH DAPAT DUIT LANGSUNG SETUJU KALAU KRITIK UTANG LAGAKNYA JUNJUNGANNYA KAYA GA PERNAH ADA UTANG

NGERTI ASU ????


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.