Ganjar Hadapi Fitnah Dengan Sabar

Ganjar Hadapi Fitnah Dengan Sabar
Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengutarakan belakangan ini sering dijadikan sebagai sasaran fitnah atau berita hoax dari sekelompok orang di media sosial. Cagub nomor 1 tersebut mengatakan dimana ada pemutarbalikkan fakta dari yang berpihak kepada rakyat malah dikatakan menindas.

“Kasus pembangunan pabrik semen di Kendeng misalnya. Katanya, Ganjar ingin menindas masyarakat dengan membangun pabrik itu,” ungkap Ganjar ketika mengunjungi pondok pesantren (ponpes) Mansyaul Huda di Desa Seraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (12/4/2018).
Dia menegaskan pihaknya tidak akan menyetujui pembangunan pabrik itu, selama belum ada pemberian saham 5 persen untuk masyarakat.

Begitu pula ketika dirinya menjabat anggota Komisi II DPR. Ganjar diterpa hoax soal keterlibatannya dalam dugaan korupsi e-KTP. Padahal, dari sumber tidak jelas, dan keterangan tak benar. “Lagi, soal e-KTP, ada yang bilang Ganjar menerima suap dana. Ada BAP-nya itu, dari empat orang yang menolak pemberian dana hanya satu, Ganjar,” bebernya disambut tepuk tangan para santri.
Fitnah terbaru, sambung Ganjar, menyangkut puisi KH Mustofa Bisri atau Gus Mus.
Alumnus UGM itu menuturkan banyak orang menganggap puisi berjudul Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana itu adalah ciptaan Ganjar Pranowo.

“Sampai ada host tv nasional yang bilang saya dungu, puisi itu dungu. Setelah tahu itu puisi Gus Mus, dia minta maaf. Ya saya maafkan,” kata dia.
Dalam kunjungannya itu, ganjar sempat membicarakan isu hoax yang sedang gencar di masyarakat luas dengan pengasuh ponpes, KH Mathori Mansyur. Yakni, seperti pepatah mengubah kotoran menjadi emas, atau hal yang tak baik menjadi baik. “Pesan pak Kyai sangat bagus. Fitnah itu ibarat sampah yang bisa jadi rabuk (pupuk) agar kita bertumbuh,” pungkas Ganjar.

“Sumber :”http://jateng.tribunnews.com/2018/04/12/ungkap-sering-dihadapkan-pada-sederetan-fitnah-ganjar-ibarat-sampah-bisa-jadi-pupuk


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.