Disentil KPK, M Taufik Akui Belum Pernah Serahkan LHKPN

Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik angkat bicara terkait permintaan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang agar anggota legislatif melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Dan ternyata, dia mengakui belum pernah menyerahkan laporan tersebut.
. Dia mengungkapkan, kesulitan dalam mengisi laporan tersebut, dan ia minta pendampingan dari KPK.

“Pertengahan bulan ini atau akhir bulan ini kita akan ada pengisian bersama. Ternyata gak mudah juga ngisinya,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (15/5).

Politisi Gerindra ini mengakui belum pernah mengisi LHKPN. Sebab, dia merasa dirinya bukan pejabat melainkan politisi.

“Saya belum pernah, kan bukan pejabat. Problemnya juga ini kan waktu saya tanya kemarin kesulitan ini ada pendampingan lah dari KPK. Ngisi sendiri belum tentu bisa,” imbuhnya.

Apabila nanti ada anggota Dewan yang menolak LHKPN, Taufik mengaku tidak mau ambil pusing. Meski belum melaporkan LHKPN, dia mengaku sudah melaporkan tax amnesty.

“Urusan dia deh, tapi yang jelas udah kita fasilitasi. Minggu lalu kita bertemu KPK di DPRD,” tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyinggung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik. Di depan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia meminta Taufik dan anggota DPRD lain segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara kepada lembaga anti rasuah.

“Mohon maaf, Mas Taufik saya mau mengkritik untuk segera melengkapi LHKPN. Agar Mas Taufik dan anggota lainnya bisa menjadi contoh,” katanya di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/5).

Dia mengungkapkan, penyerahan LHKPN penting bagi penyelenggara negara. Saut mengingatkan, jangan sampai penyelenggara dipanggil KPK hanya untuk menjelaskan harta yang dimiliki.

https://m.merdeka.com/jakarta/disentil-kpk-m-taufik-akui-belum-pernah-serahkan-lhkpn.html

Disentil KPK, M Taufik akui belum pernah serahkan LHKPN

kenapa disentil mas bukannya dibedil saja?


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.