Gara-gara Kepala Dukuh, Warga Di Yogya Ancam Golput Di Pilpres

Merdeka.com – Warga Padukuhan Depok, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman menolak untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman. Warga juga mengancam tidak akan memilih atau golput saat Pileg maupun Pilpres tahun 2019. Ancaman ini merupakan bentuk protes dari warga terhadap Kepala Dukuh Depok, Haris Zulkarnaen.

BERITA TERKAIT
Survei LSI Denny JA: Lawan gabungan 12 tokoh, Jokowi tetap terkuat
Diduga curi start kampanye, 11 Partai dilaporkan ke Bawaslu
Presiden PKS sebut mahalnya demokrasi lahirkan pemimpin medioker
Ketua RW 29, Padukuhan Depok, Adi Triyanto (55) mengatakan ancaman tidak ikut pemilu merupakan bagian dari aksi protes warga terhadap kepemimpinan Dukuh Depok, Haris Zulkarnaen. Warga, kata Adi, sepakat untuk meminta agar Kepala Dukuh diganti karena tak sesuai harapan.

“Kami tidak menolak ikut Pilpres. Tapi kami minta (Kepala) Dukuh diganti dulu baru mau ikut Pemilu,” ujar Adi saat ditemui di rumahnya, Jumat (27/4).
https://m.merdeka.com/peristiwa/gara-gara-kepala-dukuh-warga-di-yogya-ancam-golput-di-pilpres.html
bngst merdeka.com, judul ga sesuai isi


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.