Penumpang Usil Buka Pelampung, Ini Penjelasan NAM Air

Jakarta – Maskapai NAM Air menurunkan penumpang usil yang membuka jaket pelampung. Penumpang itu dianggap mengganggu penerbangan.

Senior Manager Corcomm Sriwijaya Group Agus Soedjono yang juga menaungi maskapai NAM Air membenarkan peristiwa yang terjadi dalam penerbangan NAM Air Semarang-Denpasar. Meski terjadi pekan lalu, netizen baru ramai tahu beberapa hari ini.

Menurut Agus, pada tanggal 9 Mei 2018 malam, ada penerbangan NAM Air Semarang-Denpasar dengan pesawat ATR berpenumpang 70 orang. Diketahui ada sekelompok penumpang dengan gelagat bikin ulah.

“Mereka 4 sekawan berteman. Masuk ke pesawat saja sudah rekam-rekam pake kamera begitu dan pengen ke kokpit segala macem. Kan itu nggak boleh,” kata Agus kepada detikTravel, Jumat (18/5/2018) yang menerima laporan dari lapangan.

Nah, pesawat pun meluncur dari apron ke landasan. Sementara awak kabin memberikan demonstrasi keselamatan penerbangan. Lalu itu usai sudah dan semua duduk di kursi.

“Tiba-tiba terdengar bunyi ‘tak!’ Pas awak kabin mendatangi asal suara, ternyata si penumpang tadi sudah memakai jaket pelampung dan ditegur oleh awak kabin,” jelasnya.

Perilaku ini dinilai melanggar standar aturan penerbangan. Awak kabin lantas melapor kepada pilot.

“Pilot lantas memutuskan RTA, return to apron. Pesawat kembali ke parkiran untuk menurunkan 4 orang tadi yang dianggap sebagai unruly paseenger, penumpang yang tidak patuh peraturan,” kata Agus.

4 Penumpang tengil ini masih muda. Tapi diduga ada indikasi dalam pengaruh alkohol.

“Pesawat kemudian terbang lagi ke Bali. Penumpang yang diturunin kemungkinan diberi refund. Kita tidak ada informasi lagi,” pungkas Agus.

Agus menegaskan pihak NAM Air serius dan tidak main-main dengan aturan keselamatan penerbangan dan ketertiban penumpang. Duh, benar-benar cari masalah nih mereka.

https://m.detik.com/travel/travel-news/d-4026935/penumpang-usil-buka-pelampung-ini-penjelasan-nam-air


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.