Akhirnya, Perempuan Arab Saudi Menyetir Sendiri Mobilnya

Red: Friska Yolanda |
Aturan baru ini berlaku mulai 24 Juni 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAHRAN — Tangga 24 Juni 2018 adalah hari yang membahagiakan bagi Amira Abdulgader. Hari itu, untuk pertama kalinya ia akan menyetir kendaraannya sendiri.

Pada hari bersejarah itu, ia akan menyopiri ibunya. “Duduk di belakang kemudi berarti kau mengontrol perjalanannya,” kata perempuan yang berprofesi sebagai arsitek tersebut, seperti dilansir Reuters, Selasa (19/6).

Abdulgader adalah satu dari 200 perempuan yang mengambil kesempatan dari perusahaan minyak Aramco untuk belajar menyetir. Menurutnya, perempuan memerlukan kendaraan untuk mobilitas sehari-hari. “Kami bekerja, kami memiliki jaringan sosial yang luas, kami butuh transportasi,” ujarnya.

Satu-satunya orang yang Abdulgader inginkan untuk berbagi adalah ibunya. Pada akhir pekan nanti, ia akan berkendara ke rumah ibunya dan mengajaknya berkeliling kota.

“Hanya saya dan Ibu, tidak ada orang lain,” katanya.

Lima persen dari 66 ribu staf Aramco adalah perempuan. Artinya, ada sekitar 3.000 orang yang mengikuti kelas mengemudi yang diselenggarakan perusahaan.

September tahun lalu, Raja Salman bin Abdulaziz akhirnya membolehkan perempuan mengemudi. Bagi sebagian orang, ini merupakan sebuah perubahan besar di kerajaan tersebut.

https://m.republika.co.id/amp_version/pakx7w370


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.