Cagub Malut AHM Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Oleh KPK

Cagub Malut AHM Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi oleh KPK
Lagi-lagi, calon kepala daerah ditetapkan tersangka karena kasus korupsi. Kali ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan penetapan tersangka calon gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM) dan Ketua DPRD Kepulauan Sula ZM.

Mereka berdua ditetapkan sebagai tersangka korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong, Kabupaten Sula tahun anggaran 2009.

Ahmad ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai Bupati Kepulauan Sula periode 2005-2010, sementara ZM selaku Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula periode 2009-2014.

Proses penyelidikan itu sudah dilakukan KPK sejak beberapa bulan sebelumnya. Dengan demikian, dipastikan bahwa penetapan kasus korupsi itu tidak berkaitan dengan Pilkada serentak.

KPK menduga Ahmad dan ZM telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain, atau korporasi terkait dengan pembebasan lahan Bandara Bobong Kabupaten Kepulauan Sula yang menggunakan APBD tahun anggaran 2009.

Parahnya, meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, AHM ternyata tetap percaya diri maju sebagai calon gubernur Maluku Utara di Pilkada 2018. AHM terbukti tidak memiliki rasa malu dan tidak merasa bersalah. Justru dia sangat yakin akan tetap terpilih sebagai gubernur Maluku Utara.

Dengan kasus korupsi tersebut, AHM telah membuktikan dirinya sebagai pejabat yang korup dan tidak amanah. Bila AHM tetap lanjut dalam Pilkada dan terpilih sebagai gubernur Maluku Utara, dikhawatirkan dirinya akan mengulangi kembali tindak pidana korupsi seperti sebagai bupati dulu.

Dengan pengumuman tersangka cagub Malut itu sebaiknya menjadi alarm bagi kita agar lebih selektif dalam memilih calon pemimpin daerah. Masyarakat sebaiknya tidak memilih Cagub yang terkait dengan kasus korupsi karena tidak amanah dan hanya mementingkan kepentingan pribadinya semata.


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.