Korban Yakin Herman Hery Pelaku Pemukulan Di Pondok Indah

Jakarta, CNN Indonesia — Korban pemukulan Ronny Yuniarto yakin bahwa pelaku pengeroyokan terhadap dirinya di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (10/6) merupakan anggota DPR RI Komisi III sekaligus politisi PDIP , Herman Hery.
Hal itu disampaikan Ronny untuk merespons penyataan Kuasa Hukum Herman Hery, Petrus Selestinus yang menyatakan Herman bukan pelaku pemukulan.
Kuasa Hukum Ronny, Febby Sagita mengaku telah melakukan konfirmasi ulang dan cross check kepada kliennya melalui foto-foto. Dia menyatakan Herman merupakan pelaku pengoroyokan dan bukan dilakukan oleh orang lain.
“Kami kemarin coba mengonfirmasi ulang apakah pelaku itu adalah orang lain, kami cari foto adiknya dan yakinkan lagi ke korban. Ketika korban melihat foto adiknya ternyata bukan,” ujar Febby saat ditemui di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (21/6).
Lihat juga:
Pendiri PDIP Minta Mega Berikan Sanksi untuk Herman Hery
“Setelah kami cari foto Herman Hery dan menunjukan kepada korban, 100 persen mereka yakin yang kami duga menjadi pelaku penganiayaan tersebut adalah Herman Hery anggota Komisi III DPR RI,” tambahnya.
Selain itu, Febby pun yakin bahwa Herman merupakan pelaku pengeroyokan karena bisa diindentifikasi dari mobil Rolls Royce Phantom bernomor pelat B88NTT.
Menurutnya, mobil jenis itu tergolong mobil elite dan sangat jarang dimiliki oleh masyarakat.
Lihat juga:
Polisi Tindaklanjuti Kasus Dugaan Pemukulan Herman Hery
Oleh sebab itu, Febby mengatakan pihaknya dapat mengidentifikasi pemiliknya melalui pengecekan pelat nomor dan mengonfirmasinya ke beberapa pihak terkait.
“Kita coba cek online dengan 1717 kita juga bisa cek, mobil atas nama perusahaan yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan. Kemudian kami cari dan tanya ke teman-teman otomotif yang tahu, kemudian kami dapat informasi bahwa Herman Herry adalah pemilik mobil tersebut,” ujarnya.
Selain itu, Febby juga merespons soal reaksi Kuasa Hukum Herman Hery, Petrus Selestinus berencana melaporkan balik kliennya ke pihak polisi.
Lihat juga:
Korban Pemukulan Bakal Laporkan Herman Hery ke MKD
Febby menyatakan pelaporan balik oleh pihak Herman merupakan hak yang dijamin oleh hukum di Indonesia untuk membela diri. Ia sendiri mengaku siap untuk menghadapi dan menerima segala risikonya.
“Kita akan hadapi pasti karena kita melaporkan pasti kita siap hadapi resikonya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Herman Hery, Petrus Selestinus berencana melaporkan balik Ronny Yuniarto, korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh kliennya.
Kader PDIP Herman Hery diduga lakukan aksi premanisme. (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Menurut Petrus, Ronny telah melakukan pencemaran nama baik dan memfitnah Herman. Padahal, kata Petrus, Herman bukan pelaku pemukulan. Kliennya merasa dirugikan dengan sejumlah pemberitaan yang bersumber dari pihak Ronny.
“Akibat isi pemberitaan yang demikian, jelas telah mencemarkan nama baik Herman Hery dengan segala kapasitas yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut,” kata Petrus dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/6).
Lihat juga:
Massa PDIP Marah di Kantor Radar Bogor, Staf Dipukul
Pengeroyokan itu bermula saat Ronny sedang ditilang polisi lalu lintas di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (10/6). Saat itu mobil yang dikendarai Ronny melintas di jalur bus TransJakarta.
Sementara mobil Rolls Royce Phantom bernomor pelat B88NTT yang ditumpangi Herman juga melintas di jalur busway, tepat di belakang mobil Ronny.
“Saat proses ditilang di luar mobil, korban berargumen dengan polisi, kenapa mobil belakang tidak ditindak,” kata Febby.

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20180621191240-12-307885/korban-yakin-herman-hery-pelaku-pemukulan-di-pondok-indah

Lagi2 kader monyong putih

Tapi tenang ada UU MD3 yang melindungi.
Jadi bebas mau senak udelnya juga


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.