Mengerem Impor Bisa Jadi Pil Pahit Ekonomi Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah berencana membatasi impor baik itu barang konsumsi maupun barang modal, hal ini dinilai sebagai pil pahit yang memang harus diambil guna menyelamatkan perekonomian Indonesia.

Wakil Direktur Indef Eko Listiyanto mengungkapkan, pemerintah memang dihadapkan pada pilihan yang dilematis, sehingga memilih mengerem impor dinilai sebagai langkah tepat.

“Itu pilihan pahit yang harus diambil, kalau tidak mengerem impor, ekonomi tidak akan stabil. Ini berat tapi ya memang harus diambil,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (14/7/2018).

Menurutnya sudah jelas pilihan mengerem impor ini perlu diambil agar defisit transaksi berjalan (CAD) dapat menjadi lebih kecil. Dia pun melanjutkan konsekuensi yang diterima pasti terhadap harga maupun pertumbuhan ekonomi.

Barang yang dibatasi impornya menurutnya akan menjadi lebih mahal karena sebagaimana prinsip ekonomi supply-nya dikurangi otomatis barang jadi langka, harganya pun akan naik.

Selain itu, pengurangan impor barang modal dan konsumsi khususnya akan membuat pertumbuhan ekonomi melambat. Pasalnya, ketergantungan konsumsi rumah tangga dan kebutuhan impor barang modal Indonesia cukup tinggi.

“Maka harapannya dalam jangka menengah muncul upaya-upaya substitusi impor produk lokal. Itu konsekuensinya, kita beberapa tahun mudah sekali melakukan impor barang terutama e-commerce,” jelasnya.

Menurut Eko, hal yang utama harus dilakukan pemerintah adalah membangun kepercayaan diri pasar. Prosesnya tidak bisa hanya dengan ‘lip service’ ekonomi baik, tetapi perlu langkah-langkah konkret yang dilakukan.

“Persepsi positif dari langkah-langkah itu mesti dibangun, seperti mendorong ekspor karena harga komoditas global tengah naik. Selain itu, kenaikan suku bunga acuan dalam jangka sangat pendek juga akan berpengaruh,” paparnya.

Lebih lanjut, pembangunan industri dalam negeri menurutnya harus menjadi prioritas ke depan agar subtitusi impor ini dapat dikelola secara menyeluruh dan tertata.

http://m.bisnis.com/amp/read/20180814/12/828154/mengerem-impor-bisa-jadi-pil-pahit-ekonomi-indonesia

akhirnya rakyat juga yg harus menanggung sengsara akibat ketololan si kodok yg menghambur2kan devisa buat pencitraan


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.