Penjelasan Istana Terkait Pernyataan Jokowi Ajak Relawan Siap Berantem

JAKARTA – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat rapat umum dengan kelompok relawan di Sentul Bogor pada Sabtu (4/8) kemarin menuai polemik di tengah masyarakat.

Saat itu Jokowi sempat melontarkan pernyataan kepada relawan agar jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, dan jangan membangun fitnah. Jokowi juga mengajak relawan agar tidak mencela, tidak menjelekkan orang lain, tetapi kalau diajak “berantem” harus berani.

Kata-kata Jokowi tentang “berantem’ tersebut langsung menuai komentar negatif di masyarakat. Bahkan pernyataan itu dikhawatirkan bisa menimbulkan perpecahan.

Juru Bicara (Jubir) Presiden Johan Budi SP mencoba meluruskan pernyataan Jokowi tersebut. Johan Budi meminta semua pihak agar tidak sepotong-sepotong dalam memahami sebuah konteks kalimat.

“Kita kalau melihat itu jangan sepotong-sepotong. Siapapun, saya kira tahu apa yang disampaikan Pak Jokowi di depan relawan itu. Kalau kita lihat konteksnya yang lengkap, justru Pak Presiden menyampaikan kampanye itu jangan menyerang. Tidak boleh memfitnah. Tidak boleh ujaran kebencian,” ujar Johan Budi, Minggu (5/8/2018).

https://nasional.sindonews.com/read/1327922/12/penjelasan-istana-terkait-pernyataan-jokowi-ajak-relawan-siap-berantem-1533478423

Multitafsir bray,, biar rakyat yg menilai.

Ngomong” relawan udah bayar bakso blum.


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.