Sempat Terbitkan Pergub, Anies Akhirnya Tunda Kenaikan Sewa Rusun

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunda kenaikan tarif sewa untuk rusunawa. Anies mempertimbangkan dampak kenaikan bagi penghuni rusun yang merupakan warga relokasi.

“Tadi arahan dari gubernur kita evaluasi dulu, kita kaji lagi pergub ini. Jadi untuk sementara pergub ini istilahnya di-hold dulu, dicabut dululah,” kata pelaksana tugas (Plt) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Meli Budiastuti di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Baca juga: Tarif Sewa Rusun Naik, Anies: Kami Cek Ulang

Meli mengatakan, saat masa sosialisasi, kenaikan harga sewa mendapat masukan dari warga. Menurutnya, sebagian besar warga mengeluh karena pendapatan yang rendah sehingga keberatan atas kenaikan tarif rusun.

“Saat sosialisasi memang ada masyarakat yang benar-benar perlu dibantu, terutama warga relokasi. Yang mungkin penghasilannya masih di bawah UMP. Kebutuhan dia hidup mungkin besar,” ujar Meli.

Baca juga: Sewa Rusunawa Naik: Politikus Teriak, Beda Respons Penghuni

Meli mengatakan Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan hanya ditujukan untuk rusun baru. Terdapat beberapa rusun baru yang perlu payung hukum tarif sewa.

“Kami pastikan ada payung hukumnya terhadap bangunan baru,” terang Meli.

Sebelumnya, Pemprov DKI berencana menaikkan tarif sewa rusun pada Oktober 2018. Agustus-September digunakan sebagai masa untuk sosialisasi kepada warga. Rata-rata kenaikan rusun mencapai 20 persen. (fdu/tor)

https://m.detik.com/news/berita/d-4168988/sempat-terbitkan-pergub-anies-akhirnya-tunda-kenaikan-sewa-rusun

udah di cat warna warni eh di cat putih hitam lagi


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.