Uang Hak Pisah Yg Tdk Prh Diberikan Kpd Ex.Karyawan Oleh HRD RSU BUNDA MARGONDA DEPOK

Saya mantan karyawan RSU Bunda Margonda Depok dari 10 Desember 2010 s/d 01 Februari 2016 (5 th 2 bulan). Saya resign sesuai prosedur yakni 1 bln sebelumnya. Tapi hak saya sebagai karyawan yaitu “Uang Pisah” tidak pernah diberikan oleh hrd rumah sakit tersebut yakni “Riva Riani dan Lia Juliani” (pd waktu itu dengan alasan yg sangat tidak jelas). Ditahun ini teman saya resign dan mendapatkan hak uang pisah begitupun dengan teman-teman saya yg lain dan teman saya mengatakan bahwasannya saya seharusnya berhak mendapatkan hak uang pisah tersebut. Akhirnya pd tgl 06 Juli 2018 tersebut saya datang ke rsu bunda margonda untuk menyampaikan hal tersebut kpd hrd yg baru saat itu “Dwi Rakhmawati”. Tapi tanggapannya sangat tidak profesional,dia mengatakan saya suruh menghadap langsung ke corporate yg dipusat.Pd akhirnya dia berjanji akan membuatkan surat pengajuan uang hak pisah tersebut. Padahal harusnya dia yg meneruskan ke pusat untuk permasalahan tsb. Sebelumnya saya sudah menyampaikan melalui pesan WA ke “Lia Juliani” dan mendapatkan jawaban saya dibilang resign dg tidak baik-baik dan mendapatkan pekerjaan ditempat lain”. Padahal sangat jelas disitu saya mengajukan resign sesuai prosedur dan tidak ada hak perusahaan mengatur saya mendapatkan pekerjaan ditempat lain, toh saya tidak merugikan perusahaan saya tetap profesipnal masuk bekerja sesuai jadwal (bahkan hak cuti sayapun tidak mereka keluarkan). Bukankah Uang Hak Pisah itu ada Undang-undangnya?(6 bulan gaji kalau tidak salah). Apalagi bagi saya karyawan tetap yg sudah bekerja diatas 5 tahun. Sampai saat ini tidak ada itikad baik mereka mengeluarkan uang hak pisah tersebut. Baik “Dwi Rakhmawati dan Lia Juliani” malah mem-blokir nomor saya. Riva Riani pun tidak pernah membalas pesan saya dan tidak mengangkat telepon saya (saat ini dia pindah di rsu bunda menteng). Saya sangat kecewa dg management rsu bunda margonda yg sama sekali tidak adil, bobrok parah, senioritas tinggi. Wajar sekali banyak karyawan resign dg kondisi kerja seperti itu ditambah hrd yg sangat gila hormat todak profesional, selalu mempersulit hak karyawan. Saking gilanya setiap ada karyawan yg resign maka hrd tsb akan menelpon dan mengunjungi setiap rumah sakit di Depok untuk memastikan adakah mantan karyawan mereka yg bekerja disana?! Sangat menyesal kerja keras selana 5 th lebih tapi sama sekali tidak dihargai diperusahaan bobrok yg seperti ini!!!


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.