Walau Cadev Terkuras Rp 150 T, BI Tak Segan Intervensi

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) menegaskan tak segan-segan melakukan intervensi, meskipun cadangan devisa sepanjang tahun berjalan sudah terkuras hingga Rp 150,5 triliun.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur BI Perry Warjiyo di kompleks BI, Jumat (3/8/2018). Bank sentral menegaskan, tidak akan membiarkan rupiah tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

“Kami akan memastikan nilai tukar rupiah stabiil, dan tidak akan segan-segan dalam jangka pendek menstabilisasi, khususnya nilai tukar,” kata Perry.

“Kami tidak akan segan-segan melakukan intervensi untuk melakukan stabilisasi terhadap nilai tukar. Koordinasi akan tetap intens,” jelasnya.

Pada hari ini, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah terhadap dolar AS. Pada pukul 13:00 WIB, US$ di pasar spot ditransaksikan pada Rp 14.490/US$, melemah 0,14% dari penutupan perdagangan kemarin.

Namun, bank sentral menilai, pelemahan rupiah masih relatif wajar. Apalagi jika dibandingkan dengan pelemahan mata uang negara lain, depresiasi rupiah masih lebih terkendali.

“Nilai tukar relatif stabil. Rupiah melemah wajar, karena masih ada yang lebih negatif seperti Brasil, Turki,” katanya.

Maka dari itu, stance (sikap) kebijakan yang ditempuh bank sentral ke depan akan tetap bias ketat (hawkish). Hal tersebut, merupakan bagian dari upaya BI menjaga pasar keuangan domestik tetap menarik.

“Stance kami tetap sasarannya, adalah bagaimana membuat pasar keuangan kita memberikan daya tarik bagi investor asing,” tegasnya.

Sebagai informasi, cadangan devisa memang terus terkuras untuk menahan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sejak awal tahun hingga Juni 2018, cadangan devisa telah terkuras US$ 10,4 miliar.

https://www.cnbcindonesia.com/market/20180803144256-17-26876/walau-cadev-terkuras-rp-150-t-bi-tak-segan-intervensi

Cadev Terkuras Rp 150,5 T untuk Intervensi Rupiah Selama 2018

Jakarta, CNBC Indonesia – Cadangan devisa (Cadev) terus terkuras karena menahan agar nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak terus terperosok. Secara year-to-date (YTD), nilai tukar rupiah sudah anjlok hingga 6,7% terhadap dolar AS.

Sejatinya, rupiah bisa jatuh lebih dalam dari yang kita lihat sekarang, jika Bank Indonesia (BI) tidak melakukan intervensi. Rupiah bukan tidak mungkin menyentuh level Rp 15.000/dolar AS kalau intervensi BI tidak dilakukan.

Sebelumnya, BI memang telah menyatakan kesiapannya dalam melakukan intervensi guna menjaga nilai tukar rupiah. Intervensi dari bank sentral sepanjang tahun ini lantas terlihat dari turunnya tingkat cadangan devisa. Sepanjang tahun ini (hingga akhir Juni), cadangan devisa Indonesia telah terkuras hingga US$ 10,4 miliar atau Rp 150,5 triliun.
PILIHAN REDAKSI
Dolar AS Sentuh Rp 14.500, Ini Penjelasan BI
Gubernur BI dan Pemerintah Mulai Irit Bicara Soal Rupiah
Sepanjang Minggu Ini, Rupiah Jadi yang Terburuk di Asia

Dalam siaran pers yang disampaikan dua pekan lalu, Jumat (6/7/2018), BI menjelaskan, Penurunan cadangan devisa pada Juni 2018 terutama dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Bank sentral memandang cadangan devisa tetap memadai didukung keyakinan terhadap stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang tetap positif.

Intervensi terakhir yang dilakukan oleh bank sentral nampak dilakukan kemarin (20/7/2018). Pada perdagangan kemarin, rupiah sempat melemah signifikan hingga ke level Rp 14.540/dolar AS (-0,48% dibandingkan penutupan hari Kamis), sebelum akhirnya ditutup melemah tipis 0,03% di level Rp 14.475/dolar AS. Sulit rasanya untuk percaya bahwa rupiah bisa nyaris membalikkan keadaan tanpa adanya campur tangan BI.

Kedepannya, jika tekanan terhadap rupiah tak kunjung usai sehingga cadangan devisa Indonesia terus terkuras, persepsi investor mengenai Indonesia bisa memburuk lantaran dianggap rentan terhadap risiko-risiko yang ada.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)

https://www.cnbcindonesia.com/market/20180721142817-17-24737/cadev-terkuras-rp-1505-t-untuk-intervensi-rupiah-selama-2018

tenang… duit ada, tinggal kitanya mao ato tidak, punya bini org rusia uang belanja cukup 10rb sehari


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.