BI Gelontorkan Rp 9,12 Triliun Untuk Stabilkan Rupiah Hari Ini

Bank Indonesia (BI) hari ini membuka lelang valas atau forex swap untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Kurs rupiah sore ini di level Rp 14.856 per dolar AS, menguat dibandingkan siang tadi yang menyentuh level Rp 14.900 per dolar AS berdasarkan data Reuters.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan, volume yang dimenangkan dari lelang forex swap hari ini sebesar USD 615 juta atau sekitar Rp 9,12 triliun (kurs Rp 14.800).
Dari lelang tersebut, premi swap BI yang ditetapkan pada tenor satu bulan sebesar 4,41 persen, tenor tiga bulan 4,67 persen, tenor enam bulan sebesar 4,87 persen, dan 12 bulan sebesar 4,93 persen.

BACA JUGA
Rupiah Melemah, Impor Bakal Melambat
BI Berharap Perang Dagang AS-China Tak Menekan Rupiah
Rupiah Menguat, IHSG Ditutup Turun 0,21 Persen
Ilustrasi Dolar-Rupiah (Foto:ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

“Totalnya USD 615 juta. Komposisi lelang forex swap yang masuk ke BI saat ini lebih banyak pada tenor enam dan 12 bulan, yang menujukkan bahwa biaya lindung nilai (premi swap) untuk satu tahun sebesar 4,93 persen cukup efisien,” ujar Nanang kepada kumparan, Selasa (18/9).
Ke depan, Nanang bilang, penguatan dolar AS akan akan lebih terbatas. Hal ini lantaran mulai proteksionisme pemerintah AS yang justru mengganggu pasokan bahan baku industri di Negeri Paman Sam tersebut.

Mulai terganggunya pasokan pada sektor manufaktur terindikasi dari data Fed Empire Manufacturing Index September 2018 yang anjlok ke level 19,0 dari sebelumnya 25,5. Ini menegaskan mulai terjadinya dampak negatif dari sengketa dagang terhadap kinerja sektor manufaktur AS.
“Penguatan dolar yang terlalu cepat juga akan membuat daya saing ekspor AS merosot sehingga justru memperlebar defisit perdagangan AS,” tambahnya.

https://m.kumparan.com/@kumparanbisnis/bi-gelontorkan-rp-9-12-triliun-untuk-stabilkan-rupiah-hari-ini-1537268994558671018

gara2 ketololan si kodok bs2 cadev defisit dan ujung2nya meres rakyat lagi lewat pajak


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.