Kritik Tak Mendasar, Sandiaga Dan Ferdinand Hutahaean Sama-Sama Buta Lapangan

Kritik Tak Mendasar, Sandiaga dan Ferdinand Hutahaean Sama-Sama Buta Lapangan
Pihak oposisi sering memelintir informasi sehingga seolah-olah kinerja pemerintah tak signifikan. Tindakan tidak fair ini ditujukan untuk menyudutkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Seperti pernyataan dari cawapres Sandiaga Uno ini. Dia menyebut bahwa pembangunan infrastruktur yang masif belum bisa mendatangkan keuntungan langsung dan berdampak signifikan bagi pegiat ekonomi mikro.

Sandi berharap pembangunan yang selama ini berjalan turut serta mengangkat sektor ekonomi mikro, termasuk UMKM, agar bisa naik kelas dan mengentaskan kemiskinan maupun pengangguran di masyarakat.

Selain Sandiaga, Ferdinand Hutahaean, Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demmokrat, juga menyatakan hal yang senada. Dia menyebut jalan tol yang di bangun di era kepemimpinan Jokowi mahal dan berbayar tinggi.

Menurutnya, kalau murni bernegara, maka kewajiban Jokowi sebagai presiden yakni membangun infrastruktur untuk rakyat yang bisa dinikmati semua pihak tanpa membayar.

Baik Sandiaga maupun Ferdinand pada dasarnya berbicara tidak sesuai fakta di lapangan. Mereka sebagai pihak oposisi tak mampu bertarung dengan fair, yang bisa menghargai keberhasilan, dan mengkritik bila ada kekurangan.

Pernyataan Sandiaga Uno di atas kontradiktif dengan kenyataan di lapangan, karena meskipun tidak langsung menyentuh kepada usaha mikro namun pembangunan infrastruktur di era Jokowi memiliki dampak sosial dan ekonomi. Sehingga tidak dapat dilihat dari satu sisi saja.

Efek pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan terlihat dari beberapa sektor, yaitu proyek ketenagalistrikan yang menerangi 1,7 juta rumah atau 6,7 juta jiwa, proyek air bersih dan irigasi mampu meningkatkan produksi hingga 10.140 liter/detik sehingga memenuhi kebutuhan air bersih untuk 1,5 juta rumah atau 5,8 juta jiwa.

Sementara, proyek irigasi juga mengairi 96 ribu hektar area persawahan. Proyek infrasftruktur bandara mampu melayani 37,5 penumpang per tahun, proyek infrastruktur pelabuhan mampu meningkatkan arus barang menjadi 2,26 juta TEUs per tahun.

Pada sektor transportasi perkotaan dimana Pemerintah berhasil menambah 80 kereta listrik yang berdampak pada peningkatan kapasitas 7,3 juta penumpang per tahun.

Pemerintah telah membuka lapangan kerja, menurunkan ketimbangan angka kemiskinan, dan membuka hambatan konektivitas antar wilayah, memberikan akses jalan yang layak untuk masyarakat dan meningkatkan daya saing Indonesia dengan negara lain.

Sementara itu, untuk peningkatan UMKM, Pemerintah telah memberikan KUR dan LPEI guna meningkatkan permodalan UMKM serta memotong pajak UMKM menjadi hanya 0,5 persen.

Seluruh capaian di atas seakan tidak dilihat oleh Sandiaga Uno. Dia hanya memelintir informasi seolah pemerintahan Presiden Jokowi tak bekerja dan pembangunannya tak berdampak positif bagi rakyat.

Sedangkan itu, Ferdinand Hutahaean juga melakukan provokasi atas prestasi Jokowi yang diapresiasi banyak pihak, salah satunya oleh KADIN.

Pembangunan infrastruktur bukan komoditi politik dan bisini, tetapi tanggung jawab Presiden Jokowi sebagai Pemimpin.

Selain itu, pengguna tol mayoritas berasal dari kalangan menengah ke atas, dan digunakan untuk mempercepat waktu tempuh dimana hasil dari pembayaran tol akan dialokasikan kepada rakyat yang tak mampu dalam bentuk subsidi di bidang kesehatan, pangan dan BBM Premium serta pendidikan dan sektor lain yang menunjang aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, Presiden Jokowi telah berhasil mewujudkan sekitar 7 juta tenaga kerja terserap pada proyek infrastruktur RI untuk membangun jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan, bandara dan lain-lain.

Dengan demikian, proyek infrastruktur era Jokowi ternyata tidak hanya beraampak pada fisik namun juga non fisik melalui penyerapan tenaga kerja.

Kita seharusnya bisa menilai dengan adil seluruh capaian pembangunan pemerintahan Presiden Jokowi. Tak hanya pintar mengkritiknya saja.


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.