Sudah Watak, Prabowo Yang Suka Marah-Marah

Sudah Watak, Prabowo yang Suka Marah-Marah
Setelah disindir oleh warganet, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya mengakui bahwa dirinya memang kerap marah-marah. Menurutnya, seorang pemimpin kadangkala memang harus marah.

Masasalahnya, Prabowo bukan kadang-kadang lagi marahnya, tetapi selalu marah di semua kesempatan. Mungkin marah menjadi bagian tak terpisahkan dari Prabowo, seperti wataknya yang pemarah dan cenderung emosional.

Jika sudah marah, Prabowo sering hilang kendali dan melakukan tindakan kasar yang cenderung merusak seperti monster. Atau mungkin, Prabowo mengalami gangguan dalam jiwanya sehingga dia menjadi pemarah.

Seorang pemimpin yang pemarah sangat mungkin melakukan kesalahan. Karena kemarahan menyebabkan kehilangan kemampuan pengendalian diri dan penilaian objektif.

Kemarahan yang tak terkendali akan bberdampak negatif terhadap kualitas hidup pribadi dan sosial. Padahal jadi pemimpin itu tidak mudah, banyak cobaannya di dalamnya. Bahkan kata Agus Salim, memimpin itu adalah menderita.

Jika setiap hari kerjanya marah-marah, maka pemimpin itu hanya buang-buang energi saja, bahkan tidak baik untuk kesehatan. Bisa bikin cepat tua, bisa kena penyakit darah tinggi, stroke, hingga serangan jantung yang berakhir pada kematian.

Marah itu beda dengan tegas. Tegas adalah memutuskan sesuatu sesuai dengan aturan dan tidak takut dengan resikonya. Sedang marah adalah lepasnya kontrol emosi dan bagian dari kondisi mental.

Prabowo yang marah-marah itu semoga reda. Kasihan kesehatan mentalmu, Pak.


Start a Conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Komentar anda akan di moderasi.