Ada Yang Mulai Nakal Naikkan Harga Sembako Jelang Natal

Ada yang Mulai Nakal Naikkan Harga Sembako Jelang Nataljpnn.com, KEDIRI – Tim Gabungan Pengendali Inflasi Daerah Dan Polres Kediri, Jawa Timur mendatangi sejumlah pasar tradisional di kota tersebut.

Sidak dilaksanakan di Pasar Setono Betek dan Pasar Pahing.

Tim Pengendali Inflasi Daerah yang ikut sidak Bank Indonesia Kediri, Ikadin, Disperindag BPS dan Bulog Kediri.

Sementara dari kepolisian turun langsung Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi.

Satu per satu, tim gabungan mendatangi setiap stand atau lapak para pedagang untuk mengetahui seputar harga kebutuhan pokok.

“Dari hasil tanya jawab dengan sejumlah para pedagang, ditemukan beberapa komoditas kebutuhan bahan pokok yang mengalami kenaikan diantaranya telur dan beras,” ujar AKBP Anthon.

Telur yang sebelum Desember lalu di kisaran Rp 17 sampai Rp 18 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 23 ribu per kilogram.

Sementara untuk harga beras jenis medium dua minggu lalu harganya masih Rp 9 ribu per kilogram kini merangkak naik menjadi Rp 10 ribu per kilogram.

“Meski dua komoditi kebutuhan pokok tersebut mengalami perubahan harga, ketersediaan barang masih mencukupi,” ujar Darlan, pedagang sembako.

Dia mengatakan, melambungnya harga beras karena memasuki musin tanam. (pul/jpnn)

Sumber = https://m.jpnn.com/news/ada-yang-mulai-nakal-naikkan-harga-sembako-jelang-natal?page=2


JK Tak Mau Wanita Pembuang Uang Rp1,7 M Jadi Staf Menteri

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla akan berusaha mencegah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur untuk menjadikan Tin Zuraida terus menjabat sebagai staf ahli bidang politik dan hukum.

Karena istri dari mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi Abdurachman tersebut diduga terkait kasus suap sejumlah perkara yang melibatkan beberapa perusahaan di bawah Lippo Group.

Pada April 2016, Tin pernah membuang uang sebanyak Rp1,7 miliar ke dalam toilet saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah rumahnya. Tin dan Nurhadi pun berkali-kali diperiksa KPK akibat dugaan keterlibatan dalam korupsi.

Menurut JK, seharusnya MenPAN-RB hanya memilih staf yang memang benar-benar dipastikan bersih serta terbebas dari dugaan keterlibatan dalam kasus apa pun.

“Ya tentu saya akan bicara, harus ada etikanya (dalam mengangkat staf).

Harus bersih lah, staf ahli itu, apalagi mengurus SDM, yang diangkat itu harus bersih,” ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Desember 2017.

JK mengatakan, hingga saat ini KPK memang belum menetapkan Tin ataupun Nurhadi sebagai tersangka.

Meski demikian, JK menegaskan, seseorang yang diangkat untuk memiliki tugas dan tanggung jawab yang strategis sebaiknya diupayakan tetap merupakan sosok yang tidak pernah terkait dengan kasus apa pun.

“Setidak-tidaknya harus dipastikan ada kepemimpinan yang bersih,” ujar JK.

http://www.gelora.co/2017/12/jk-tak-mau-wanita-pembuang-uang-rp17-m.html?m=1

Ga jelas nih orang,duit 1,7 M di buang di thoilet

apa ga inget banyak orang yang kelaparan,balita dengan gizi buruk karena ortunya ga bisa beli susu,orang yang bunuh diri karena kesulitan ekonomi

Garong garong seperti ini yg harus dimiskinkan,apa pula itu mo dikasih jabatan staff mentri


Pengusaha Travel Umrah Desak Kemenag Tertibkan Travel Illegal

https://news.detik.com/berita/d-3768516/para-pengusaha-travel-minta-kemenag-tertibkan

Para Pengusaha Travel Minta Kemenag Tertibkan Biro Umrah BermasalahRivki- detikNewsFoto: Ilustrasi Gedung Kemenag (dok detikcom)Jakarta- Kesatuan Travel Haji dan Umrah Indonesia (Kesthuri) meminta Kementerian Agama menertibkan travel-travel umrah bermasalah. Sebab, belakangan ini bemunculan perusahaan dan biro penyedia layanan umrah bermasalah yang salah satunya disinyalir tidak memiliki izin yang benar.”Munculnya perusahaan tanpa izin berpotensi mengganggu kenyamanan jamaah umrah,” kata Ketua Umum Kesthuri, Asrul Aziz Taba, dalam keterangannya kepadadetikcom, Rabu (13/12/2017).Langkah preventif mengatasi travel bermasalah sangat diperlukan agar tidak menambah daftar panjang kerugian masyarakat. Travel umrah yang bermasalah gagal memberangkatkan jamaahnya biasanya terjadi karena memungut biaya jauh-jauhhari sebelum pemberangkatan. Dan ini sangat riskan jika tidak memperhitungkan perubahan kurs dolar.[image]Baca juga:Cegah Kasus First Travel Terulang, Menag Tingkatkan Pengawasan PPIUBaca juga:Cegah Kasus First Travel Terulang, Ini Langkah OJKAsrul juga meminta adanya pembinaan terhadap travel umrah dan haji yang tak berizin itu. Dengan pembinaan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tak berizin akan tahu kewajiban mereka.”Pembinaan kepada mereka adalah niscaya, namun mekanisme yang tepat bersinergi dengan PPIU yang berizin,” katanya.Dengan Mukernas ini, Kesthuri ingin menjadi sebagai salah satu asosiasi penaung travel haji dan umrah yang amanah dalam memfasilitasi umat menuju tanah suci.Kasus penipuan berkedok umrah sudah kerap terjadi di Indonesia. Terakhir, kasus yang menggemparkan ialah First Travel yang diduga menipu ribuan jamaah umrah.(rvk/asp)


Polisi: Suami Mutilasi Istri Karena Merengek Minta Mobil

Karawang – MK nekat membunuh, memutilasi dan membakar istrinya sendiri, N, alias Nindya. Tidak hanya itu, MK kemudian membuang potongan tubuh di Jalan Syech Quro, Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Karawang.

Kapolres Karawang, AKBP Hendy Febrianto Kurniawan tidak menampik bila pelaku nekat membunuh istrinya sendiri lantaran korban kerap merengek dibelikan mobil.

“Iya betul. Pelaku tak tahan karena diejek,” kata Hendy kepada wartawan mengungkap soal motif pembunuhan itu, Rabu (13/12/2017).

Baca juga: Polisi: Korban Mutilasi di Karawang Dibunuh Suaminya dan Dibakar

Dalam olah TKP itu, jika dia membuang barang – barang istrinya di dekat kebun pisang belakang kontrakan.

Polisi: Istri Mutilasi Istri karena Merengek Minta Mobil
Untuk menyelesaikan penyelidikan itu, polisi menggelar rekonstruksi di rumah petak mereka tinggali di Dusun Sukamulya, Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur. Aparat memasang garis polisi di tempat korban dan suaminya tinggal.

Baca juga: Begini Cara Polisi Ungkap Kasus Mutilasi Nindy di Karawang

Ketua RT, Yuyun Yuningsih setempat mengatakan korban bersama suaminya sudah lima bulan mengontrak sepetak rumah di sana.

“Korban baru saja kerja di Cikarang. Katanya jadi marketing Meikarta,” ujar Yuyun kepada wartawan.

Menurut Yuyun, di kontrakan itu, Nindy hanya tinggal berdua bersama suaminya.

“Anaknya baru dua tahun. Dititipin sama orang tuanya,” kata Yuyun.

Sumur Karawang: https://m.detik.com/news/berita/d-3767785/polisi-suami-mutilasi-istri-karena-merengek-minta-mobil

==================

TS cuma mau quote kata”nya mbak Yuyun:

“Korban baru saja kerja di Cikarang. Katanya jadi marketing Meikarta,” ujar Yuyun kepada wartawan.”


Biasa Ngamen, Massa Pendukung Setnov Di Tipikor Mengaku Dibayar

Merdeka.com – Beberapa orang yang menamakan diri Loyalis Golkar menggelar aksi mendukung Setya Novanto dalam sidang perdana di Gedung Tipikor, Jakarta Pusat. Salah satu peserta mengaku mendapat upah atas kegiatannya tersebut.

Wanita yang enggan disebutkan namanya ini mengungkapan sudah menjadi langganan untuk demo. Biasanya, kata dia, seorang koordinator yang menghubunginya.

“Kalau dulu di KPK dapat Rp 35 ribu. Tapi kalau ini nggak tahu dikasih berapa, bayarnya nanti kalau sudah selesai,” ujarnya di lokasi, Rabu (13/12).

Dia bersama suami sengaja ikut aksi ini untuk ‘refreshing’ semata. Sebab, dalam sehari-harinya dia bekerja sebagai pengamen yang hasilnya jauh lebih besar.

“Ngamen di kampung-kampung, sehari kadang Rp 150 ribu dari pagi jam 10 sampai jam 2. Kan kita harus refreshing sekali-kali,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu untuk makan dan rokok, dia mengaku dikasih saat dalam aksi. Namun, itu pun tak merata dalam pembagian.

“Tadi dapat uang makan Rp 10 ribu, saya beli mie ayam aja. Cuma kadang-kadang kita bilang nggak ada air dan rokok nih,” katanya.

Dia melanjutkan, dalam aksi sudah ada yang mengarahkan. Bahkan diri dikasih bonus apabila dapat membawa massa hingga 25 orang.

“Kadang Rp 100 ribu kalau bawa orang 25, kadang Rp 80 ribu. Terus misalnya yang pegang spanduk dikasih Rp 10 ribu,” katanya kembali.

Dalam hal ini, dia mengaku tak tahu menahu siapa Setnov sebenarnya. Dia hanya tahu saat melihat di layar TV.

“Nggak tahu, cuma kenal di TV aja,” pungkasnya.

Sebelumnya, massa yang mengaku pendukung Setya Novanto alias Setnov menyambangi gedung Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat. Massa yang jumlahnya sekitar puluhan orang itu mengatasnamakan Loyalis Golkar.

“Kita memberikan dukungan moril kepada Pak Novanto,” kata Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Jakarta Timur, Jhonson Silitonga di lokasi, Rabu (13/12).

Massa hingga kini masih berdiri rapih di depan pintu masuk gedung Pengadilan Tipikor. Mereka datang mengenakan pakaian berwarna kuning hitam lengkap memakai ikat kepala berwarna kuning bertuliskan ‘Save Golkar’.

“Kita harap Pak Novanto agar berjiwa besar menghadapi proses hukum ini,” ujarnya.

https://m.merdeka.com/peristiwa/biasa-ngamen-massa-pendukung-setnov-di-tipikor-mengaku-dibayar.html

Nastak sedang mendukung papa


Sandiaga Ungkap Cerita Di Balik 1,5 Bulan Pakai Pelembap Bibir

Sandiaga Ungkap Cerita di Balik 1,5 Bulan Pakai Pelembap Bibir

Sandiaga Ungkap Cerita di Balik 1,5 Bulan Pakai Pelembap Bibir
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan alasannya menggunakan lip balm atau pelembap bibir. (Aditya Fajar/detikcom)

Jakarta – Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan alasannya menggunakan lip balm atau pelembab bibir. Ia mengaku bibirnya sering kering dan pecah-pecah akibat pergantian cuaca.

“Jadi ceritanya dulu, saya ini memang kalau ada pergantian cuaca dan lain sebagainya kadang-kadang bibir kering,” kata Sandiaga di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Menurutnya, hal itu tak pernah terjadi sebelumnya karena cuaca di Indonesia yang lembap. Tapi, semenjak bekerja di Balai Kota, bibirnya jadi kering dan mengalami pecah-pecah.

“Tapi, semenjak di Balai Kota, ini sudah dua bulan, saya tuh bibirnya kering dan mengalami krack lips. Itu diakibatkan karena kamar (ruang kerja) saya itu dingin sekali,” lanjut Sandi.

Baca juga: Pelembap Bibir yang Selalu Ada di Kantong Sandiaga

Ruang kerja Wakil Gubernur saat ini memang dalam tahap renovasi. Suhu AC sentral gedung yang terlalu dingin juga menjadi penyebabnya.

“Itu dingin banget, jadi saya minta diturunin AC-nya tapi Pak Firman (Kabiro Umum) bilang nggak bisa karena di atas itu Jakarta Smart City dan orangnya banyak di sana. Karena itu AC sentral, jadi kalau suhunya dinaikkan, yang di sana panas. Gara-gara itu (bibir) kering sekali,” jelas Sandi.

Diakui Sandi, pelembap bibir yang dia gunakan dibelikan istrinya, Nur Asia. Sudah 1,5 bulan terakhir menjadi barang yang wajib dibawanya.

“Jadi sudah sekitar 1,5 bulan ini saya bawa lip balm karena, kalau nggak, iritasi dan pecah-pecah karena kering,” imbuhnya.

“Ini istri saya yang beli dari Jepang kalau nggak salah. Namanya mentolated medicated lip stick quick relieve for dry, kracked lips. Ini penting banget nggak sih?” kata Sandiaga sambil tertawa. (adf/nvl)

https://m.detik.com/news/berita/3768697/sandiaga-ungkap-cerita-di-balik-15-bulan-pakai-pelembap-bibir

Bibirnya basah cyiinn… Cuco eim.