Pemain Ini Dikartu Merah Akibat Melanggar Wasit

Pemain ini Dikartu Merah Akibat Melanggar Wasit

Kejadian unik terjadi pada laga lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-20 antara Nantes menghadapi Paris Saint Germain. Pemain Nantes, Diego Carlos dikartu merah oleh wasit. Tapi, pemain berposisi sebagai bek tengah ini bukan diusir karena melanggar pemain lawan, melainkan ‘melanggar’ sang wasit, Tony Chapron.

Kronologinya pada saat menit-menit akhir pertandingan. PSG yang melancarkan serangan balik lewat penetrasi Kylian Mbappe. Diego Carlos yang semula berada di depan, berlari kembali ke belakang membantu pertahanan. Pada saat berlari, wasit Tony Chapron yang berada di depannya tidak mengetahui keberadaan Diego. Alhasil, sang wasit yang mengambil jalur lari Diego ditabrak dari belakang dan tersungkur. Sang wasit justru mencoba menekel kaki Diego setelah ia terjatuh. Entah sudah kadung kesal, wasit menghadiahi Diego kartu kuning kedua, sebelumnya ia sudah mendapat kartu kuning di babak pertama. Kartu merah pun melayang dari saku sang wasit yang sempat diprotes para pemain lainnya.

youtube-thumbnail

Ada-ada aja yah gan. Mungkin wasit perlu melihat Video Assistant (VAR) untuk mengetahui siapa sebenarnya yang salah.

Foto: Panditfootball
Video: Youtube


Usai Renovasi Jelang Asian Games, SUGBK Diresmikan Presiden Jokowi

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Minggu (14/1). Peresmian tersebut dilakukan beberapa saat sebelum pertandingan uji coba antara Indonesia vs Islandia yang dimenangi oleh tim tamu dengan skor 4-1.

Usai Renovasi Jelang Asian Games, SUGBK Diresmikan Presiden Jokowi
Foto: Antara
“Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, saya nyatakan malam ini diresmikan dan dimulai pembukaannya,” kata Jokowi.

Seperti yang sudah diketahui, SUGBK telah menjalani renovasi untuk menyambut Asian Games yang akan digelar tahun ini. Banyak aspek yang berubah dari SUGBK dan membuat stadion ini semakin modern dan bertaraf internasional.

Sementara itu, meski Indonesia menelan kekalahan cukup telak dari Islandia, tim asuhan Luis Milla tersebut mendapat pelajaran yang cukup banyak. Pasalnya, Islandia saat ini merupakan salah satu tim yang diperhitungkan di dunia, karena berhasil lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.


Indonesia Raih Satu Gelar Di Turnamen Pembuka Tahun 2018

Indonesia berhasil membawa pulang satu gelar dan dua runner-up dari Thailand Masters 2018 BWF Tour Super 300, yang merupakan turnamen pertama di tahun 2018 milik Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Tommy Sugiarto menjadi wakil Indonesia yang sukses merebut gelar juara.

Indonesia Raih Satu Gelar di Turnamen Pembuka Tahun 2018
Tommy yang sudah tak lagi menjadi pemain Pelatnas berhasil mengalahkan wakil Malaysia, Leong Jun Hao. Di babak final, Tommy sukses mengalahkan pemain muda tersebut dua set langsung, 21-16 dan 21-15.

“Alhamdulillah saya bisa juara lagi di sini. Kunci kemenangan saya di sini adalah bermain dengan sabar dan memikirkan keluarga, ha ha ha. Karena motivasi terbesar saya adalah keluarga,” kata Tommy kepada situs resmi PBSI.

Indonesia sebetulnya mengirim dua wakil lain ke babak final. Di sektor ganda putra, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf dikalahkan wakil Thailand, Tinn Isriyanet/Kittisak Namdash melalui pertarungan sengit tiga set, 18-21, 21-11, dan 20-22.

Kemudian di ganda putri, Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi juga ditumbangkan pasangan tuan rumah. Menghadapi Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai, Anggia/Ketut kalah dua set langsung, 19-21 dan 17-21.

Setelah dari Thailand, para pebulu tangkis Indonesia akan kembali bertarung di Malaysia Masters 2018 BWF Tour Super 500 pada pekan ini.


Jarak Real Madrid Ke Zona Degradasi Lebih Dekat Ketimbang Ke Barcelona

Barcelona kian menjauh dari rival abadi mereka, Real Madrid di papan klasemen sementara La Liga. Hingga pekan ke-19, kedua tim tersebut kini berjarak 19 poin.

Jarak Real Madrid ke Zona Degradasi Lebih Dekat Ketimbang ke Barcelona
Bukan hanya jarak poin yang sangat jauh ke Barcelona yang kini memuncaki klasemen, Real Madrid justru berjarak lebih dekat dengan zona degradasi.

Saat ini Real Madrid mengumpulkan 32 poin dan berada di posisi keempat. Sementara Barcelona di puncak klasemen dengan 51 angka. Sehingga kedua tim memiliki selisih 19 poin.

Sementara itu, Deportivo La Coruna yang saat ini berada di posisi ke-18, atau posisi teratas di zona degradasi memiliki koleksi 18 poin. Itu berarti jarak antara Real Madrid dan Deportivo hanya 18 angka saja.

Real Madrid bisa memangkas selisih poin mereka dengan Barcelona, karena masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Andai bisa memenangi laga tersebut, El Real akan berjarak 16 poin dari Barca.

Pada pertandingan terakhir di La Liga akhir pekan lalu, Barcelona berhasil mengalahkan Real Sociedad dengan skor 4-2. Sementara Real Madrid kembali takluk di Santiago Bernabeu saat menjamu Villarreal dengan skor tipis 0-1.


Pelatih Islandia Bandingkan GBK Dengan Stadion-stadion Eropa

Pelatih Islandia Bandingkan GBK dengan Stadion-stadion Eropa

Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rupanya cukup bikin terkesan Pelatih Islandia Heimir Hallgrimsson. Ia membandingkan GBK dengan stadion-stadion Eropa.

Setelah direnovasi GBK sudah kembali dipergunakan ketika Indonesia menjamu Islandia dalam laga uji coba, Minggu (14/1/2018) malam WIB. Ini sekaligus menjadi momen perkenalan stadion kebanggaan Indonesia tersebut.

Renovasi itu sendiri salah satunya dilakukan atas pertimbangan adanya perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia. GBK pun telah bersolek luar-dalam dan hasilnya tampak meninggalkan kesan positif untuk Hallgrimsson.

“Saya sudah sering bermain di banyak Stadion di Eropa. Jika dibandingkan dengan di Eropa, ini salah satu yang terbaik,” ujarnya.

Renovasi itu sendiri salah satunya dilakukan atas pertimbangan adanya perhelatan Asian Games 2018 di Indonesia. GBK pun telah bersolek luar-dalam dan hasilnya tampak meninggalkan kesan positif untuk Hallgrimsson.

“Saya sudah sering bermain di banyak Stadion di Eropa. Jika dibandingkan dengan di Eropa, ini salah satu yang terbaik,” ujarnya

Keberadaan suporter Indonesia yang menyemarakkan pertandingan di GBK juga menambah kesan untuk Hallgrimsson. Ia lantas membandingkannya dengan atmosfer laga sepakbola di Islandia, yang negaranya berpopulasi sekitar 335 ribu jiwa tersebut.

“Kalau dibandingkan dengan di Islandia, saya tidak bisa berkata apa-apa karena di Islandia 1.000 penonton sudah bagus. Jadi ini adalah pengalaman yang baru bagi kami bisa bernain di stadion ini,” tuturnya.

Pertandingan Indonesia vs Islandia tercatat ditonton langsung oleh 36.220 suporter di GBK. Sekitar 80% penonton di pertandingan ini membeli tiket secara online.

(ads/krs)


Sofyan Djalil Tunggu Anies Di Pengadilan

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah menerima jawaban resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) terkait dengan permohonan pencabutan sertifikat hak guna bangunan di pulau reklamasi.

Sebelumnya, Surat Pemprov DKI Nomor 2372/-1.794.2 yang ditandatangani Gubernur Jakarta Anies Baswedan itu dilayangkan kepada Kementerian ATR/BPN pada 29 Desember 2017.

Alasan Pemprov DKI mengajukan surat itu ialah berdasarkan hasil kajian ditemukan dampak buruk dan ada indikasi cacat prosedur dalam pelaksanaan reklamasi di pantai utara Jakarta. Jawaban resmi Kementerian ATR/BPN diterima Pemprov DKI Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

“Sudah, tadi malam surat resmi kami terima. Malam kami pelajari dan pagi ini juga kami pelajari. Banyak item yang, menurut pandangan kami, memiliki argumen bahwa kalau ada cacat administrasi, sebenarnya itu bisa dibatalkan,” kata Anies, Jumat, 12 Januari 2018.

Pemprov DKI, kata Anies, akan menyiapkan langkah berikutnya, termasuk mempertimbangkan saran dari Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil agar Pemprov DKI mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) apabila ingin membatalkan sertifikat tersebut.

Baca: Sandi Akui Surat ke BPN Tidak Valid

Di kesempatan terpisah, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyatakan pihaknya siap meladeni Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jika ingin mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait dengan hak guna bangunan (HGB) atas pulau-pulau reklamasi.

“Kalau mereka mengajukan gugatan ke PTUN, kami akan pertahankan. Kami akan pertahankan prinsip. Keputusan yang sudah diterbitkan secara benar tidak boleh dibatalkan karena akan menciptakan ketidakpastian,” ujar Sofyan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, kemarin.

Terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut BPN sebenarnya bisa saja membatalkan sertifikat HGB karena ada dasar hukum berupa peraturan menteri yang meregulasi hal tersebut, Sofyan mengatakan pihaknya adalah yang paling mengerti tentang segala ketentuan yang terdapat di BPN.

“Pemahaman soal Permen, kami yang lebih tahu. Permen itu berlaku kalau ada kesalahan objek, kesalahan subjek. Ini kan tidak ada sengketa,” tuturnya.

Baca: Yusril: Mustahil Pemprov DKI Batalkan HGB Pulau Reklamasi

Sementara itu, Anies menilai Kementerian ATR/BPN bisa saja membatalkan sertifikat HGB. Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut ada aturan yang bisa dipakai untuk menganulir HGB tanpa harus melalui jalur pengadilan.

“Ada hal-hal yang juga bisa diputuskan oleh pemegang otoritas (BPN) karena ketentuan menterinya ada. Ketentuan untuk menetapkan ataupun tata aturan untuk membatalkan. Nantilah, kami enggak mau berpolemik jarak jauh. Kami nanti akan tulis. Kami akan jawab surat itu,” kata Anies merahasiakan aturan yang dimaksud.

Sedangkan Pakar Hukum Universitas Indonesia Prof Ari Sukanti Hutagalung menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menghargai perjanjian yang telah dibuat dengan pengembang pulau reklamasi. Menurutnya, pembatalan Hak Guna Bangunan (HGB) justru menunjukkan kalau Anies plin plan dan tidak paham hukum.

“Kalau ada pakar tata negara yang bilang kalau misalnya kalau tidak dicabut tidak ada kepastian hukum justru menurut saya dengan terbitnya HGB dari BPN pihak Pemda bisa mengontrol jalannya reklamasi,” kata Ari di Jakarta, Senin 15 Januari 2017.

Menurut Ari, kalaupun mau mengubah atau menarik HGB, Pemprov DKI harusnya kembali mengajak pihak-pihak yang terlibat dalam terbentuknya perjanjian untuk duduk bersama.

“Kalau mau diubah perjanjiannya duduk bersama-sama. Kalau soal kepastian hukum ya caranya harus lewat hukum juga. Duduk bersama kan itu dasarnya perjanjian kedua belah pihak pemda dan pt x dalam hal ini PT Kapuk Naga,” ujar dia.

Ari mengatakan, perjanjian kedua belah pihak antara pemprov dan pengembang melalui proses yang panjang. Bahkan, BPN tentu telah mengeluarkan HGB dan HPL atas permohonan Pemprov.

Ari menuturkan, BPN tentunya tidak mau membatalkan terbitnya HGB. Terlebih, penerbitannya sudah melalui syarat dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Dan BPN bilang prosedur yang ditempuh benar kan kalau memang belum benar atau ada kesalahan pasti ditanguhkan. Pemprov harus jelaskan dulu di mana ada kesalahan adminstrasi atau alasan hukumnya,” beber dia.

Sementara itu, praktisi hukum Yusril Ihza Mahendra menilai penolakan permintaan Anies membatalkan HGB sudah tepat. Pasalnya, HGB dikeluarkan atas persetujuan pemilik HPL yakni Pemprov DKI itu sendiri.

“Apa yang diputuskan Kepala BPN itu sudah benar, ini sudah sesuai prosedur karena HGB kan keluar karena sudah ada persetujuan dari pemilik hak pengelolaan lahan (HPL) yang mana atas nama Pemprov DKI,” ujar Yusril.

Yusril pun menyampaikan, bila seandainya BPN membatalkan sertifikat pulau reklamasi tersebut, pengembang yang terlibat dalam perjanjian reklamasi bisa menuntut dan besar kemungkinan akan menang di pengadilan.

“Berdasarkan pengalaman saya, BPN itu selalu kalah di pengadilan kalau membatalkan secara sewenang-wenang soal sertifikat itu. Bukan hanya BPN, Pemprov DKI juga bisa dituntut karena akan dianggap wanprestasi,” ujar mantan Mensesneg itu.

http://news.metrotvnews.com/metro/4KZOZzrN-sofyan-djalil-tunggu-anies-di-pengadilan

WOY ANUS KNTOL,,BRANI GAK LU SELESAIKAN PENGADILAN, DITANTANG LU!
KALO KAGAK,, BRARTI LU BENCONG ARAB YG SOK NGERTI UU!