Jokowi Pamer Kambing Di Jambore Peternakan: Nggak Kurus Kayak Saya

Jakarta – Jambore Peternakan Nasional 2017 dihelat di Bumi Perkemahan Cibubur (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menutup acara tersebut juga ikut membawa kambing peliharaannya ke ajang tersebut.

“Sepuluh bulan yang lalu saya beli kambing 5, 3 betina dan 2 jantan. Baru 10 bulan, sekarang jadi 11 kambing saya,” ujar Jokowi mengawali sambutannya di Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (24/9/2017).

Jokowi memang pernah memamerkan kelahiran anak kambingnya lewat vlog resmi miliknya. Saat itu dia tampak gembira.

“Saya hitung-hitung kalkulasi ekonomi, untungnya gede juga, tapi saya baru piara (pelihara) kambing, sapinya belum,” ujar Jokowi kemudian.

Jokowi berniat belajar beternak lebih jauh lagi. Menurut dia, potensi ekonomi dari beternak hewan sangat tinggi.

“Coba mana tadi punya saya,” kata Jokowi.

Tak lama beberapa petugas menggiring 2 kambing dan 1 domba berwarna hitam dan putih. Domba itu masih berukuran kecil, sementara sisanya berukuran sedang.

“Coba dibawa naik panggung, kalau mau,” kata Jokowi.

Ketiga kambing itu kemudian dinaikkan ke panggung. Jokowi beranjak dari podium untuk mengelus kambing-kambingnya.

“Nah, ini kambing saya. Nggak kurus kayak saya, kan? Nggak kurus, tapi juga nggak gemuk-gemuk amat. Silakan kalau ada yang mau kritik, ‘kok kambingnya kurus Pak?’, tapi kalau ini menurut saya bersih. Ya terpeliharalah,” tutur Jokowi. (bpn/dhn)

https://m.detik.com/news/berita/d-3655795/jokowi-pamer-kambing-di-jambore-peternakan-nggak-kurus-kayak-saya?

Bisa aja


Ternyata Joker Sudah Tiga Kali Bubarkan Kebaktian Di Rusun Pulogebang

[imghttp://cdn2.tstatic.net/wartakota/foto/bank/images/20170924pria-bawa-kampak-dan-golok-bubarkan-acara-keagamaan-anak-anak-di-rusunawa-pulogebang3_20170924_121205.jpg[/img]

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan mengatakan, Nasoem Sulaiman sudah beberapa kali mencoba membubarkan ibadah kebaktian di Rusun Pulogebang.

Setidaknya, Nasoem alias Joker sudah tiga kali melakukan hal tersebut.
“Sudah tiga kali dari tahun 2015, ada orang kebaktian disiram air. Terus 2016 juga begitu, dia mau mengintimidasi tapi dicegah sama kita. Nah ini yang terakhir,” ujar Agustino di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (25/9/2017).

Agustino sudah bertemu langsung dengan Joker untuk membicarakan masalah itu. Dia menegaskan Joker akan dikeluarkan dari rusun jika mengulangi perbuatannya itu.
Bukan hanya itu, Agustino juga berjanji akan memproses secara hukum masalah ini jika Joker kembali berulah.
“Kemarin saya panggil dia. ‘Sekali lagi Anda ya, saya perhatikan Anda Nasoem. Kalau Anda berbuat lagi, Anda pasti keluar dari rumah susun’ . Dia jawab siap, ngomongnya begitu, kita lihat saja nanti,” ujar Agustino.
Pada Sabtu (23/9/2017), Joker membubarkan ibadah kebaktian anak-anak di Rusun Pulogebang sambil membawa senjata tajam seperti kapak.
Agustino mengatakan, senjata tajam tersebut bukan untuk mengintimidasi anak-anak. Joker yang merupakan tukang bangunan kebetulan sedang membawa kapak saat melihat ibadah kebaktian dan membubarkannya.
Kepala Unit Pengelola Rusunawa Pulogebang Ageng Darmintono mengatakan, Joker sudah menyesali perbuatannya dan meminta maaf.
“Tadi sudah menyatakan menyesal, meminta maaf, dan tidak akan mengulangi lagi,” ujar Ageng.

http://manado.tribunnews.com/2017/09/25/ternyata-joker-sudah-tiga-kali-bubarkan-kebaktian-di-rusun-pulogebang


Saat Aktifitas Gunung Agung Meningkat, Presiden Kunjungi Bali

WARTA KOTA, PALMERAH — Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Bali , Senin (25/9/2017) sore.
Dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden , Bey Machmudin, menyebut rencananya Presiden akan melakukan kunjungan kerja di Pulau Dewata tersebut.

Sebelumnya Presiden meresmikan Jalan Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga di Gerbang Tol Salatiga, Kelurahan Tingkir Tengah, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah.

Peresmian tersebut merupakan agenda terakhir kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Presiden dan Ibu Iriana bertolak ke Bali melalui Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada pukul 17.15 WIB, Senin 25 September 2017.

Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada pukul 19.05 WITA, Presiden dan Ibu Iriana langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Bali .

Esok hari, Presiden dan Ibu Iriana akan memulai kunjungan kerja.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Bali , Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Johan Budi, Sekretaris Militer
Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Sementara itu hingga saat ini Gunung Agung telah ditetapkan ke level IV awas.
Aktivitas gunung tertinggi di Bali itu pun kian meningkat.

Hal tersebut disampaikan Kabid Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementrian ESDM, I Gede Suantika, Minggu (24/9/2017) di Pos Pengamatan PVMBG, Desa Rendang, Karangasem.

“Kegempaan yang kami rekam besarnya semakin hari kian meningkat, dan itu berupa gempa-gempa terasa. Meningkatnya aktifitas kegempaan menunjukan bahwa dobrakan tekanan magma ke atas itu kian nyata dan kuat,” terangnya.

Tercatat, aktifitas kegempaan pada hari Minggu (24/ 9/2017) terhitung mulai pukul 00.00 – 06.00 Wita telah terjadi 178 kali gempa vulkanik dalam.

Sedangkan vulkanik dangkal 109 kali ,dan 13 kali gempa teknonik lokal.
Dari kegempaan yang terjadi itu, hanya satu kali gempa yang rasakan dengan skala IV MMI.

Selanjutnya terhitung dari pukul 06.00 – 12.00 Wita telah terjadi 154 kali gempa vulkanik dalam, 102 kali vulkanik dangkal, dan telah terjadi 29 kali gempa teknonik lokal.

“Dari periode ini terjadi dua kali gempa yang dirasakan, dengan skala IV MMI,” papar Suantika.

Ditanya gempa yang getarannya dirasakan, dan terjadi sekitar pukul 13.00 Wita, pihaknya mengatakan gempa tersebut berkekuatan 3,2 skala ricther.

“Itu menunjukan energi di dalam Gunung Agung semakin besar, dan mungkin penutupnya atau berupa lapisan permukaan Gunung Agung ini semakin lemah dengan adanya tekanan dari dalam. Itu yang menyebabkan gunjangan terasa,” jelas Suantika.

Ditambahkan Suantika, munculnya kepulan asap putih dari kawah gunung tadi pagi sekira pukul 06.00 Wita mengindikasikan terjadinya pemanasan terus menerus.

“Tadi pagi juga kami lihat ada kepulan asap putih dari kawah. Itu mengindikasikan adanya pemanasan terus menerus. Begitu magmanya mendekat ke permukaan, pemanasan air lebih dulu menjadi uap. Ini yang menyembul ke atas,” paparnya.(*)

http://wartakota.tribunnews.com/2017/09/25/saat-aktifitas-gunung-agung-meningkat-presiden-kunjungi-bali?page=2


Yo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Connie Rahakundini Bakrie, seorang pengamat Pertahanan dari Universitas Indonesia (UI) meminta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo segera pensiun dini dan bergabung ke partai politik.
Connie menilai, beberapa kali Gatot melakukan manuver yang membawa TNI berpolitik.
“Dalam harapan saya, stop lah Panglima TNI itu menggunakan baju seragam Panglima TNI membuat chaos semacam ini. Dia senang sekali menggunakan drama politik,” kata Connie dalam Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Senin (25/9/2017).
Menurut Connie, salah satu sikap Gatot yang membawa TNI ke ranah politik adalah saat ia mengumpulkan para purnawirawan TNI pada Jumat pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Gatot bicara mengenai adanya institusi negara yang membeli 5.000 pucuk senjata.
Panglima TNI juga bicara soal penyerbuan ke markas Polri apabila lembaga tersebut memiliki senjata yang bisa menembak tank, pesawat, dan kapal.
“Dan menurut saya, apa yang terjadi kemarin ini membawa TNI ke ranah politik. Ini seolah membenturkan,” ujar Connie.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membenarkan dirinya yang berbicara dalam video yang viral di media sosial.
Di dalam video itu, Gatot berbicara soal ancaman keamanan lantaran adanya lembaga non-militer yang membeli 5.000 pucuk senjata.

Namun, kata Gatot, ucapannya itu sebenarnya merupakan informasi intelijen dan tidak untuk diekspos ke pers atau publik. Akan tetapi, pembicaraannya itu justru bocor ke media sosial.
“Saya tidak pernah ‘press release’ (soal senjata), saya hanya menyampaikan kepada purnawirawan, namun berita itu keluar. Saya tidak akan menanggapi terkait itu (senjata ilegal),” kata Panglima TNI usai menutup Kejurnas Karate Piala Panglima TNI Tahun 2017, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (24/9/2017) malam seperti dikutip dari Antaranews.com.
Pernyataan Panglima TNI tersebut akhirnya diluruskan oleh Menko Polhukam Wiranto.
Menurut Wiranto senjata yang dibeli jumlahnya hanya 500 pucuk, bukan 5.000 pucuk senjata seperti yang sudah disampaikan oleh Panglima TNI.
Seluruh senjata itu dibeli oleh Badan Intelijen Negara (BIN) dan bukan institusi lain yang di luar kontrol Pemerintah dengan menggunakan APBN.
“Setelah saya tanyakan, saya cek kembali, tenyata ini berhubungan dengan pembelian 500 pucuk senjata buatan PT Pindad yang diperuntukkan bagi sekolah intelejen BIN dan bukan buatan luar negeri,” kata Wiranto, saat memberikan keterangan pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Minggu (24/9/2017).
“Ini juga menggunakan anggaran APBN. Jadi bukan institusi lain yang di luar kontrol pemerintah,” ujar Wiranto.

http://m.tribunnews.com/nasional/2017/09/25/panglima-tni-jenderal-gatot-nurmantyo-diminta-pensiun-dini-dan-gabung-parpol

* Ah..bahasa yg ibu pake terlalu vulgar nih


Sharing Internal Pak Gatot Yang Bocor Keluar

Jakarta – Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo soal ada instansi yang membeli senjata sebanyak 5.000 pucuk menjadi ramai diperbincangkan. PKB meminta perdebatan mengenai hal tersebut diakhiri agat tak membuat masyarakat resah.

“Pemerintah harus menjelaskan sejelasnya sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan kepada wartawan, Senin (25/9/2017).

Menurut Daniel, harusnya pernyataan Gatot tak sampai ke publik karena disampaikan dalam forum tertutup. Namun, karena sudah terlanjur tersebar luas, Daniel meminta hal ini segera diklarifikasi.

“Sebenarnya itu sharing internal Pak Gatot yang bukan konsumsi masyarakat umum,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberi pernyataan soal pembelian 5.000 pucuk senjata oleh salah satu institusi di Indonesia. Rekaman suara pernyataan ini kemudian menyebar luas.

Mengenai isu penyelundupan 5.000 senjata, Gatot membenarkan rekaman yang beredar luas adalah suaranya. Namun, Gatot menegaskan itu bukanlah pernyataan pers sehingga enggan menanggapinya.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto sempat memberikan keterangan pers terkait pernyataan Gatot tersebut. Dia menyebut pengadaan tersebut dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) sebanyak 500 pucuk senjata.

Tinggal dari pihak pemerintah untuk menjelaskan masalah pembelian senjata ini.
bagus pak gatot, calon ladang untuk korupsinya di rusak.


Netty Siap Maju Di Pilgub Jabar, ”Selama Belum Ada Janur Kuning,….

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Sebagai kader PKS yang sempat diunggulkan dalam pemilihan raya menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat, Netty Prasetyani Heryawan hanya bisa menunggu keputusan DPP partainya.

Netty pun menyatakan siap jika ditugaskan partainya untuk masuk kontestasi politik Pilgub jabar 2018.

Peluang bagi Netty untuk menjadi calon wakil gubernur memdampingi Deddy Mizwar yang diusung Partai Gerindra pada Pilgub Jabar 2018 pun kembali terbuka, setelah DPD Partai
Gerindra Jabar menyatakan kecil kemungkinannya mengusung kembali Ahmad Syaikhu yang sebelumnya diusung PKS untuk mendampingi Deddy Mizwar.

“Politik bisa diramal, tapi tidak bisa dipastikan. Ada banyak orang atau hasil survei, yang akan pengaruhi pikiran ketua partai masing-masing. Belum lagi ada ormas dan komunitas yang bisa mengubah kesepakatan yang dibangun di awal.

Jadi, selama belum ada janur kuning, tunggu aja tanggal mainnya,” kata Netty saat ditemui seusai kegiatannya di Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Jabar, Senin (25/9).

Netty mengatakan PKS pastinya memiliki berbagai perhitungan politik dan riset mengenai pengusungan tokoh dalam Pilgub Jabar 2018.
Jika dirinya tidak diusung menjadi kandidat calon, Netty mengatakan akan ikut menyukseskan calon lain yang diusung partainya. Netty pun menyatakan siap jika PKS menugaskannya menjadi kandidat dalam Pilgub Jabar 2018.

Netty menyatakan tidak pernah melancarkan aksi-aksi politis untuk mengejar pencalonan pada Pilgub Jabar 2018. “Tidak ada intrik yang saya lakukan, saya buka tipe kader yang berjalan melingkar, tidak perlu manuver. Karena menurut saya emas akan tetap emas,” katanya.

Netty mengatakan tidak mau mengejar peluang dicalonkan partainya kembali karena dirinya memiliki banyak tugas, seperti di bidang perlindungan anak dan perempuan, PKK, sampai tugasnya sebagai akademisi menjadi dosen pembimbing.

Netty hanya berharap pemimpin Jawa Barat ke depannya dapat melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan suaminya, Ahmad Heryawan. Dirinya menginginkan pemimpin selanjutnya terus melakukan pembangunan, bukannya mengubah-ubah yang sudah ada.

“Kalau belum ada SK dan deklarasi, masih belum 99 persen. Ini berlaku untuk semua parpol. Semuanya lagi stalking, gimana reaksinya, si ini ketemu siapa, lagi kumpul sama siapa. Makanya, santai saja sebelum Desember,” katanya. (Sam)

http://jabar.tribunnews.com/2017/09/25/netty-siap-maju-di-pilgub-jabar-selama-belum-ada-janur-kuning-tunggu-tanggal-mainnya

# Netty Siap Maju di Pilgub Jabar, ”Selama Belum Ada Janur Kuning, Tunggu Tanggal Mainnya”