SOLJIN GOBLOK, FANS PKC, TUKANG BATA KASKUS BPLN, BACA NIH !!!!

SOLJIN GOBLOK….

BATAIN ID INI SAMPAI HABIS CENDOLNYA

NTAR ANE FULLBARIN LAGI

ANE KASIH KERJAAN GRATIS BUAT ELU

KASIAN PENGANGGURAN TOLOL MACEM ELU, GAK ADA KERJAAN

ATAU SONO JILAT PANTAT XI JINPING

ATAU GUE PULANGIN PAKSA ELU KE KANDANG LU DI MENLEN

HIDUP LU DI INDONESIA, TAPI YANG LU BANGGA BANGGAIN NEGARA NENEK MOYANG LU

GUE ORANG AUSTRONESIA, ASAL GUE DARI TAIWAN, DAN GUE HIDUP DI INDONESIA, BERARTI GUE ORANG INDONESIA DAN HARUS CINTA INDONESIA

SAUDARA SAUDARA SE-AUSTRONESIA GUE MACEM MAORI DI NEW ZEALAND JUGA KAGAK BANGGA BANGGAIN TAIWAN (TANAH ASAL NENEK MOYANG KAMI)

KASIAN KALI MANUSIA MACEM ELU

GOBLOK KOK DIPELIHARA

ATAU EMANG GAK PUNYA OTAK BUAT MIKIR


Eks Politikus Gerindra Bikin Relawan Dukung Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Mantan politikus Partai Gerindra, Fami Fachrudin, mendirikan relawan untuk mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Relawan itu diberi nama Kotak Hijau.

Fami yang memposisikan diri sebagai Ketua Presidium Relawan Kotak Hijau itu mendeklarasikan dukungan pada Jokowi-Ma’ruf. Relawan itu dibentuknya untuk melawan berita hoaks atau hoax yang menyerang Jokowi-Ma’ruf.

“Sebagai orang yang dulu pernah ikut mendirikan Gerindra, saya tahu mereka. Saya tahu bagaimana mereka bekerja. Saya tahu bagaimana dulu Obor Rakyat,” ucap Fami dalam dalam konferensi pers di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2018).

“Karena itu, saya mengajak teman-teman, mari kita bergerak secara organisatoris, secara sistematis, melawan fitnah dan hasut,” imbuh Fami.

Baca juga: Timses Jokowi: Kami Takkan Hasilkan Kader-kader Kardus!

Dia mengklaim para relawan Kota Hijau sebagian besar merupakan anak muda keturunan Masyumi. Namun, Fami mengaku kecewa sebagian besar kelompok Masyumi disebutnya krisis identitas agama karena terlibat di aksi 212 hingga Ijtimak Ulama.

“Apa itu identitas keagamaan? Adalah cirinya mereka merasa agama adalah milik mereka, mereka merasa Tuhan hanya berpihak kepada mereka. Padahal robbal alamin,” ucap Fami.

Selain itu, Fami menyebut Relawan Kotak Hijau berkomitmen memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Dia menyebut Jokowi sebagai sosok yang dikenal dekat dengan ulama dan juga merupakan sosok yang santun dan pekerja keras. (nvl/dhn)

https://m.detik.com/news/berita/d-4219216/eks-politikus-gerindra-bikin-relawan-dukung-jokowi-maruf

AFAKAH DIA DULU YG DI LEMPAR HENGPONG ALLAHUALAM


PD Bela ‘Potong Bebek Angsa’ Fadli: Itu Kreativitas Melawan Jokowi

PD Bela ‘Potong Bebek Angsa’ Fadli: Itu Kreativitas Melawan Jokowi

https://m.detik.com/news/berita/d-4219260/pd-bela-potong-bebek-angsa-fadli-itu-kreativitas-melawan-jokowi

Jakarta – Lirik ‘Potong Bebek Angsa’ ala Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menuai polemik. Sebagai mitra koalisi di Pilpres 2019, Partai Demokrat membela Fadli.

“Yang dilakukan Fadli Zon itu adalah kreativitas dalam menurunkan dan merendahkan elektabilitas lawan, yaitu Pak Jokowi,” ujar Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD Ferdinand Hutahaean, Rabu (19/9/2018).

Ferdinand memandang tidak ada yang salah soal pengubahan lirik ‘Potong Bebek Angsa’ karena memang sekarang belum masa kampanye. Dibutuhkan kreativitas untuk melawan rival.

“Sehingga dibutuhkan kreativitas narasi untuk menjatuhkan lawan,” kata Ferdinand.

Baca juga: Fahri Hamzah Minta Fadli Zon Tak Ubah Lirik Potong Bebek Angsa

Salah satu yang menandingi Fadli soal lagu ‘Potong Bebek Angsa’ ialah Ketua DPP PSI Tsamara Amany. Ferdinand balik mengkritik Tsamara.

“Kalau Tsamara ingin tahu program Prabowo-Sandi tentang bagaimana menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan yang diakibatkan Jokowi, maka tunggu nanti visi misi disampaikan secara konkret dan lengkap. Tunggu tanggal mainnya dan belum sekarang,” ucap Ferdinand.

“Saat ini masih eranya bermain narasi narasi yang kreatif. Jangan seperti kubu Jokowi yang tak mampu berkarya kreatif hanya mampu mencontek,” sindir dia.

FOTONG BEBEK ANGSA
MASAK DI KUALI
BERKALI KALI CAPRES
PASTI RUJUK LAGI
KALAU GAGAL LAGI
OTOMATIS BUBAR LAGI
TRALALALA LALALA LALA


Pajak Daerah Dipotong Untuk Defisit BPJS Kesehatan, Presiden: Ini Amanat UU

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Joko Widodo menegaskan pemotongan pajak pokok daerah untuk menambal defisit Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan amanat dari Undang-Undang No. 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Pertama, ada amanat UU bahwa 50% dari pajak rokok digunakan untuk hal pelayanan kesehatan,” ungkap Presiden di Istana Negara, Rabu (19/9).

Adapun dalam Pasal 31 di UU tersebut disebutkan, penerimaan pajak rokok, baik bagian provinsi maupun bagian kabupaten/kota, dialokasikan paling sedikit 50% untuk mendanai pelayanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat yang berwenang.

Sehingga langkah pemerintah sebetulnya sudah sesuai dengan koridor yang ada. Apalagi kenyataannya, masih banyak daerah yang belum melakukan amanat ini. Dengan begitu, kebijakan pemerintah ini akan memaksa daerah untuk menerapkan hal tersebut.

Sekadar tahu saja, kebijakan ini akan tertuang dalam Peraturan Presiden. Nantinya mekanisme besaran kontribusi itu ditetapkan 75% dari 50% penerimaan pajak rokok masing-masing daerah. Dana kontribusi ini akan langsung dipotong untuk dipindahbukukan ke dalam rekening BPJS Kesehatan.

Ketentuan lebih lanjut soal kontribusi dan mekanisme pemotongan akan diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Presiden juga menambahkan, defisit BPJS Kesehatan ini memang harus ditangani. “Apapun namanya pelayanan kesehatan untuk masyarakat harus dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga defisit itu sebagian ditutup dari hasil pajak,” tegas dia.

Maka itu, Presiden telah memerintahkan BPKP untuk mengaudit defisit yang ada. Presiden juga menampik pemotongan pajak rokok daerah ini akan membuat daerah tekor karena pendapatan asli daerah (PAD) akan berkurang.

Sebab, daerah juga akan menerima manfaat dari pelayanan kesehatan. “Kan bukan untuk pelayanan kesehatan di pusat, gimana sih?,” tutup Presiden.

https://m.kontan.co.id/news/pajak-daerah-dipotong-untuk-defisit-bpjs-kesehatan-presiden-ini-amanat-uu


Guru Ini Digerebek Warga Cabuli Pelajar SMP Di Dalam Mobil

Sidoarjo – Perilaku seorang guru wajib ditiru. Namun perilaku seorang guru honorer Abdul Syukur (32) warga Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura ini tidak patut ditiru.

Pelaku melakukan pencabulan sebanyak empat kali terhadap korban anak di bawah umur. Peristiwa bermula saat pelaku mengenal korban pertama kali melalui MiChat. Gayung bersambut saat korban yang masih berusia 14 tahun bersedia bertemu dengan pelaku di masjid Kelurahan Sarirogo Kecamatan Kota Sidoarjo.

Setelah bertemu di sekitar masjid, korban dimasukkan ke mobil rental yang disewa pelaku. Pelaku tanpa sungkan menciumi dan meremas bagian kewanitaan korban.

“Pelaku ini sangat keterlaluan karena yang bersangkutan telah mencabuli korban di dalam mobil yang sedang parkir di samping masjid,” kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris kepada wartawan, Rabu (19/9/2019).

Dia menjelaskan, saat pelaku yang sudah memiliki seorang istri ini menciumi dan meraba korban, warga sekitar memergokinya. Warga menganggap keterlaluan lantaran memperdaya korban yang masih duduk di bangku SMP.

“Pada saat pelaku melakukan pencabulan di dalam mobil tersebut, digerebek masyarakat di sekitarnya. Banyak masyarakat yang melihat perilaku pelaku, kemudian orang tua korban melaporkan ke PPA Polresta Sidoarjo,” tambahnya.

Kini, jelas kasat, pelaku dijerat dengan pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Pelaku terancam hukuman minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” jelasnya. (fat/fat)

https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-4219166/guru-ini-digerebek-warga-cabuli-pelajar-smp-di-dalam-mobil

DARI NAMA TAU LAH

AFA ENAKNYA MASIH SMP PAOK


Pemerintah Tak Bisa Jaga Rupiah, Mahasiswa Bandung Bakar Ban Di Dago

BANDUNG, iNews.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai elemen berunjuk rasa di Simpang Dago, Bandung, Jawa Barat, Selasa (18/9/2018) malam. Mereka prihatin dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Keprihatinan mereka diungkapkan dengan membakar ban bekas di tengah jalan. Dalam aksi yang berlangsung hingga malam, mahasiswa menutup jalan sambil berorasi.

Mereka menilai melemahnya rupiah terhadap dolar AS merupakan bentuk ketidakmampuan pemerintah dalam mengatasi ekonomi. Akibat aksi tersebut, ruas jalan di Simpang Dago mengalami kemacetan.

Video Editor: Khoirul Anfal

https://www.inews.id/jabar/amp/251877/pemerintah-tak-bisa-jaga-rupiah-mahasiswa-bandung-bakar-ban-di-dago

Dolar AS Sedang Bermasalah, Mampukah Rupiah Menyalip?

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah hingga tengah hari ini. Positifnya, dolar AS sudah bisa didorong ke bawah Rp 14.900.

Pada Rabu (19/9/2018) pukul 12:21 WIB, US$ 1 diperdagangkan Rp 14.890 di pasar spot. Rupiah melemah 0,27% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kala pembukaan pasar, rupiah stagnan di Rp 14.850/US$. Seiring perjalanan pasar, rupiah bergerak melemah dan dolar AS sempat merasakan dinginnya level Rp 14.900.

Baca: Dolar AS Tembus Rp 14.900 Lagi, Rupiah Masih Terlemah di Asia

Namun kemudian keperkasaan dolar AS mulai mengendur. Rupiah pun mampu menipiskan pelemahannya meski masih di zona merah.

Berikut pergerakan kurs dolar AS terhadap rupiah hingga tengah hari ini:

Di Asia, dolar AS yang awalnya melaju kini mulai melambat. Sejumlah mata uang utama Benua Kuning seperti rupiah bisa mengurangi kadar depresiasi, bahkan ada beberapa yang sudah berbalik menguat.

Namun karena rupiah masih melemah 0,27%, mata uang Tanah Air menjadi yang terlemah di Asia. Disusul oleh won peso Filipina dan won Korea Selatan.

Berikut perkembangan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia pada pukul 12:22 WIB:

https://www.cnbcindonesia.com/market/20180919123807-17-33802/dolar-as-sedang-bermasalah-mampukah-rupiah-menyalip

#2019gantipleciden