Kebijakan Mesin Parkir, Bukti Ketidakmampuan Pemkot Bandung Kelola Anggaran

Kebijakan Mesin Parkir, Bukti Ketidakmampuan Pemkot Bandung Kelola Anggaran

Indikator keberhasilan dari suatu kebijakan publik adalah, selain dapat menyelesaikan problem masyarakat, juga bisa menyumbangkan dampak positif secara maksimal kepada masyarakat luas.

Hal itu hanya bisa terwujud dengan tak terlepas dari kepiawaian kepala daerah yang memimpin pemerintahan tersebut.

Kenyataannya, kadang ada kebijakan yang telah menghabiskan anggaran cukup besar, namun hasilnya ternyata tak menyelesaikan masalah plus tidak berkontribusi positif pada masyarakat luas. 

Bisa dikatakan, itu adalah buah kebijakan yang tidak efektif dan hanya pemborosan anggaran saja. Salah satu contoh kebijakan yang seperti itu adalah soal mesin parkir di Kota Bandung. 

Meski telah setahun diluncurkan, keberadaan mesin parkir kinerjanya belum efektif. Hal itu sebagaimana diakui oleh Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin. 

Ia mengakui bahwa selama ini mesin parkir tidak berjalan efektif untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Bahkan, kebanyakan masih menggunakan sistem penarikan manual melalui juru parkir. 

Imbasnya pemkot kehilangan banyak potensi parkir. Juga masalah yang ditimbulkan dari parkir juga tida bergeser sama sekali.

Sebenarnya bila mesin itu benar-benar bekerja secara efektif, potensi pemasukan dari parkir cukup besar di Kota Bandung. Dari asumsi target yang dibuat oleh Pemkot Bandung terdapat 135 miliar rupiah yang hendak digaet. 

Namun, faktanya hingga saat ini realisasi yang bisa didapatkan hanya sebesar 6 miliar rupiah. Sebuah gap yang besar antara harapan dan realitanya.

Padahal, untuk menerapkan sistem parkir dengan mesin, Pemkot telah menganggarkan dana yang cukup besar. Untuk mesin parkir saja, Pemkot Bandung telah mengeluarkan dana sebesar 80 miliar rupiah. 

Namun ternyata faktanya hasil dari kebijakan itu sungguh tidak sesuai ekspektasinya. Target pendapatan tidak terwujud, kemudian masalah parkir tidak beres. Maka tak berlebihan bila kebijakan soal mesin parkir itu dinilai sebagai pemborosan anggaran saja.

Gagalnya kebijakan parkir dengan mesin itu bisa jadi sebuah tanda bahwa Pemkot Bandung selama ini tidak memiliki perencanaan yang matang terhadap pembelanjaan anggaran negara. Hal itu berdampak buruk dengan adanya kerugian yang ditimbulkan dari pemborosan anggaran.

Seharusnya Walikota Bandung bisa lebih berhati-hati dalam memilih suatu kebijakan. Tidak bisa serampangan karena semua itu menggunakan uang negara yant berasal dari pajak rakyat. 

Bila memang tidak sanggup menyelenggarakan parkir dengan mesin, Pemkot Bandung tidak perlu memaksakannya. Akan lebih baik bila hal tersebut digunakan untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat, misalnya dengan bantuan pangan seperti beras atau subsidi kesehatan dan pendidikan yang ditingkatkan.

Kegagalan di atas, mau tidak mau, harus diarahkan kepada pemimpin daerahnya. Karena ketidakmampuannya mengelola anggaran negara, ternyata justru merugikan masyarakat secara luas. Itulah kesalahan dari pemimpin daerah.


Ganjar Tunjukan Indahnya Hidup Dalam Keberagaman

Ganjar Tunjukan Indahnya Hidup Dalam KeberagamanGanjar Pranowo menghadiri Ngangkring Lintas Agama di Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Senin (16/4/2018) malam.
Ada ratusan warga setempat dan sejumlah tokoh lintas agama turut hadir.
Warga boleh memesan makan minum di angkringan itu secara gratis. Ada 350 porsi. Dalam kesempatan itu, Ganjar memesan wedang susu jahe.
Sebagai awalan, Ganjar menunjuk salah satu pemudi setempat maju ke panggung.
Nama pemudi itu Nisa, siswi SMK Negeri 2, kelas 3.
“Apa saja kegalauan pemuda seusiamu saat ini?” tanya Ganjar.
Nisa menjawab narkoba atau obat terlarang dan perpecahan agama.
Dia menjelaskan masih ada pemuda terlibat peredaraan dan konsumsi pil PCC di Temanggung.
“Kalau perpecahan agama, masih ada orang-orang beribadah itu diancam, pak. Seharusnya tidak boleh mengganggu ibadah umat lain,” ujarnya lugu.
Ganjar pun mengapresiasi jawaban Nisa.
Pria asal Karanganyar itu menceritakan awal mula presiden pertama RI, Soekarno merumuskan Pancasila.
“Saya pernah diundang di harlah Gusdur. Di sana ada paduan suara yang ditembangkan jemaat gereja di Temanggung. Indah sekali, dan tidak ada yang mempermasalahkan. Ada cinta di sana,” kata Ganjar.

“Sumber :”http://jateng.tribunnews.com/2018/04/16/ganjar-ngangkring-bareng-lintas-iman-di-temanggung


Lepas Cadar Di Muka Publik, Wakil Menteri Pendidikan Arab Saudi Dikecam

SERAMBINEWS.COM, RIYADH – Para cendekiawan dan penulis di Arab Saudi beramai-ramai membela keputusan Wakil Menteri Pendidikan Haya Al Awad yang tampil di muka publik tanpa cadar penutup wajah.
Keputusan Haya melepas cadarnya saat tampil di ruang publik mendapat kecaman dari sebagian netizen karena dianggap bertentangan dengan perintah agama dan tradisi Saudi.

Sementara sebagian kalangan, termasuk para pemuka agama, tak sedikit yang mendukung, memuji, dan membela keputusan Haya dan menegaskan perempuan itu tidak melakukan kesalahan.

“Dr Haya Al Awad hidup berdasarkan pemahamannya sendiri dalam bingkai yurisprudensi pluralisme yang signifikan,” kata Sulaiman al Tareefi, seorang ulama.
Pujian juga datang dari Saud Al Musaibeeh, seorang konsultan media dan pendidikan.
Dia memuji Hala Al Awad yang memilih fatwa ulama yang mengizinkan perempuan tak menutup wajahnya.

“Dia memilih untuk mengikuti apa yang dia rasa benar meski dia harus menahan kecaman dari mereka yang menentang langkahnya,” ujar Al Musaibeeh seperti dikutip harian Al Marsad, Senin (16/4/2018).

“Masalahnya, ada banyak orang yang menggunakan setiap kesempatan untuk menyerang seorang pejabat perempuan dan memicu kemarahan publik terhadap dia,” tambah Al Musaibeeh.

Sedangkan seorang bloger perempuan Hatoon Qadhi menambahkan, meski selama ini dia menghindari perdebatan soal isu terkait hijab, niqab , dan burka tetapi kali ini dia merasa harus ikut dalam perbincangan.
Apalagi, Qadhi melanjutkan, banyak pihak yang melakukan serangan dan hinaan terhadap sosok Haya Al Awad yang merupakan perempuan dengan jabatan cukup tinggi.

“Dr Haya tak memerlukan bantuan orang untuk mempertahankan diri karena dia tak melakukan kesalahan. Saya justru berharap dia tetap melangkah dan menuntut semua orang yang menghina dia,” kata Qadhi.(*)

http://aceh.tribunnews.com/2018/04/17/lepas-cadar-di-muka-publik-wakil-menteri-pendidikan-arab-saudi-dikecam

NGOAHAHAHAHAHAHA YG NGECAM PAOK


Krakatau Steel Khawatir Indonesia Impor Baja Paduan Cina

koh owi mantap

Krakatau Steel Khawatir Indonesia Impor Baja Paduan Cina

Krakatau Steel Khawatir Indonesia Impor Baja Paduan Cina

Krakatau Steel Khawatir Indonesia Impor Baja Paduan Cina

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Logistik dan
Usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Ogi
khawatir Indonesia dibanjiri baja paduan i
akibat pengenaan bea masuk baja dan alu
Amerika Serikat. Kebijakan AS itu dikhawa
membuat Cina mengalihkan produk baja p
terutama Indonesia sebagai pasar pengga
“Yang kami takutkan ketika Cina mengeks
ke Indonesia yang seharusnya pakai bea
mereka bayar,” katanya dalam jumpa pers
Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakar
April 2018.
Baca juga: Krakatau Steel Targetkan Volum
Naik 40 Persen Tahun Ini
Kondisi tersebut tentu akan merugikan ne
baja paduan yang biasa digunakan untuk r
berat itu terbebas dari bea masuk. Belum
bahwa produk tersebut belum bisa diprod
Indonesia. “Itu yang harus kita basmi bers
Ogi menjelaskan khusus untuk produk baj
dinilai tidak terlalu mengkhawatirkan bagi
karena takut dikalahkan Cina dalam mem
pangsa pasar negara adi daya itu.Pasalnya,
tidak banyak mengekspor baja ke negeri P
“Cina ekspor ke AS memang tidak banyak.
salah (posisinya) keenam atau tujuh. Hany
ton. Jadi kekhawatiran baja Cina masuk ke
berkembang tidak relevan lagi,” katanya.
Direktur Pemasaran Krakatau Steel Purwo
mengatakan ada banyak tantangan yang m
dihadapi perseroan pada tahun ini. Salah s
mewaspadai dampak dari pengenaan bea
aluminium oleh Amerika yang berpengaru
kemungkinan membanjirnya produk baja C
terutama Indonesia.
“Kami berharap pemerintah bisa mengam
melindungi baja lokal dari perdagangan tid
Salah satu bentuk perlindungan itu denga
aturan-aturan peningkatan penggunaan pr
negeri (P3DN) dan prasyarat tingkat komp
negeri (TKDN),” kata Direktur Pemasaran
tersebut.

https://bisnis.tempo.co/read/1080954/krakatau-steel-khawatir-indonesia-banjir-impor-baja-paduan-cina


Begini Kronologi Pemukulan Guide Lokal Di Tuban Versi Polisi

sembarangan nuduh owe jitak luh
k [/img]
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA –
Kasus pemukulan guide lokal yang
terjadi kemarin malam, Kamis
(6/4/2018) di wilayah Polsek Kuta
masih dalam penyelidikan.
Seijin Kapolsek, Iptu Ario Seno
Wimoko selaku Kanit Reskrim Polsek
Kuta mengatakan, kemarin malam
kisaran pukul 10.00 Wita, terjadi
perselisihan antara guide yang
berlensesi dan tidak.
“Kasus ini semacam, kasus taksi
konvensional dan online, kurang lebih
seperti itu contohnya,” katanya.
Terkait peristiwa guide yang
berilensesi ini, sudah mempunyai izin
pemandu wisata di negara Indonesia
yang merasa dirugikan oleh pihak
guide yang tidak berilensesi yang tidak
mempunyai izin atau pun tidak
membayar pajak dan lain-lain.
Lanjutnya, untuk kronologis
pemukulan terjadi di tempat makan
daerah Tuban, dimana guide WNA yang
tidak ada izin ini, tidak terima dan
kemudian membawa teman lokalnya.
“Kemudian melakukan pemukulan
terhadap guide yang mempunyai izin
ini” katanya.
Untuk kondisi korban hanya memar
dan sudah dilakukan visum serta
pemeriksaan untuk saksi-saksinya.
Ia mengatakan, kasus ini masuk Pasal
35 ayat (1) KUHP terkait
Penganiyayan.
Adanya pengamanan yang dilakukan
pihak Polsek Kuta yakni pada guide
WNA yang tak mempunyai izin, dan
teman lokal yang memukul korban.
Ditekankan lagi, terkait guide WNA
asal China ini tidak memiliki izin,
hanya mengandalkan visa turis saja.

Lanjutnya, apabila WNA datang ke sini
dengan alasan bekerja, namunf
menggunakan visa turis, secara hukum
menyalahi aturan.
“Jelas itu sudah salah, melanggar
undang-undang keimigrasian,”
ujarnya.
Adanya unsur kesengajaan terkait
kasus ini, karena dengan mengajak
teman-teman lokalnya secara tidak
langsung, sudah direncanakan.
Namun yang akan diusut juga, terkait
legal atau tidaknya, karena ini masalah
hajat hidup orang banyak.
Untuk saat ini masih adanya
peningkatan penyidikan terkait
penetapan tersangka.
Iptu Ario Seno Wimoko
menambahkan, korban dengan inisial E
(36) adalah asal Tanjung Pinang.
Pelaku pertama pemukulan terhadap
guide lokal dengan inisial MY (33) asal
Singaraja.
Pelaku kedua dengan inisial A WNA
asal China.
“Untuk sementara yang ditetapkan
sebagai tersangka dan sudah kami
tahan yakni pelaku dengan inisial MY,
namun masih belum ditetapkannya
hukum penjara,” ujarnya.
Hingga saat ini, sudah ada enam saksi
yang sudah diperiksa, yang pada saat
kejadian ada di TKP. (*)

sembarangan nuduh owe jitak luh http://bali.tribunnews.com/2018/04/06/begini-kronologi-pemukulan-guide-lokal-di-tuban-versi-polisi?page=2


PKS Sodorkan Aher Jadi Cawapres Prabowo

Jakarta – PKS mempersilakan Gerinda mempertimbangkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sebagai cawapres bagi Prabowo Subianto. Namun nantinya hal itu harus dibahas dengan Majelis Syuro PKS sebelum diputuskan secara resmi.

“Kita persilakan teman-teman Gerindra untuk pertimbangkan dan kaji dengan survei mereka. Kalau menurut teman-teman Gerindra, dari PKS memang Kang Aher yang paling besar dukungan publiknya untuk kemenangan pilpres, maka kemudian kita bicarakan lebih lanjut dengan Majelis Syuro PKS untuk diputuskan secara resmi oleh Majelis Syuro PKS dari 9 nama menjadi 1 nama,” kata Ketua DPP PKS Almuzammil Yusuf kepada detikcom, Kamis (19/4/2018).

Baca juga: Sandiaga: PAN Ajukan Zulkifli Hasan Jadi Cawapres Prabowo

Ia pun menyebut Aher mendapat suara tertinggi dalam suvei internal PKS. Menurutnya, penentuan cawapres harus segera dilaksanakan agar waktu sosialisasi lebih panjang.

“Betul Pak Aher dari 9 capres atau cawapres PKS memang mendapat suara dukungan terbesar dari fungsionaris dan kader PKS,” ucapnya.

“(Penentuan cawapres Prabowo) lebih cepat lebih baik. Agar waktu sosialisasi capres lebih panjang,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan 9 nama yang ada dari internal partainya layak sebagai cawapres Prabowo dan akan dikerucutkan lewat musyawarah.

Baca juga: Gerindra yang Tak Kapok Bikin Perjanjian Politik Tertulis

“Semua 9 kader layak mendampingi Pak Prabowo. Musyawarah bersama yang akan memutuskan siapa yang mendampingi Pak Prabowo,” ucap Mardani.

Selain itu, Mardani menyatakan nama-nama yang ada punya keunggulan masing-masing. Ia mencontohkan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), yang punya basis massa di Jabar. Ia juga mencontohkan eks Presiden PKS Anis Matta, yang disebutnya kuat di luar Jawa.

“Kang Aher kuat di Jabar. Tapi Ustaz Hidayat Nur Wahid punya dukungan kuat di Jateng dan Jatim, dua wilayah yang Pak Prabowo kalah di 2014. Pak Sohibul Iman, Presiden PKS, saat ini dicintai kader yang militan. Ustaz Salim Segaf Al Jufri berpengalaman dan kuat di luar Jawa, seperti juga Ustaz Anis Matta. Pak Tifatul dan Pak Irwan Prayitno punya basis di Sumatera. Bang Muzammil muda dan berintegritas. Semua layak dampingi Pak Prabowo,” ujarnya.

Baca juga: Adian Sindir Logistik Prabowo: Listrik Saja Nggak Dibayar

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menyebut Aher menjadi kandidat dengan suara terbanyak. Total ada sembilan nama kandidat capres/cawapres PKS, termasuk HNW.

“Ya kalau di PKS kan objektifnya dari sembilan nama itu, suara terbanyak adalah Pak Aher,” ujar HNW di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

“Sembilan nama itu kan hasil pemilihan internal PKS, nomor satu Pak Aher, nomor dua saya, nomor tiga Pak Anis Matta, nomor empat Pak Irwan Prayitno, nomor lima Shohibul Iman, dan seterusnya sampai nomor sembilan,” kata HNW.

Baca juga: Kriteria Cawapres Prabowo Versi Sandiaga

Soal posisi cawapres dari PKS ini, Waketum Gerindra Fadli Zon membenarkan kabar mengenai letter of agreement atau kesepakatan tertulis antara Gerindra dan PKS. Isinya untuk posisi cawapres Prabowo Subianto harus tokoh usulan PKS.

“Saya sendiri belum lihat (suratnya). Saya dengar ada, nggak masalah. Isinya (kesepakatan cawapres) dari PKS atau di-endorse PKS, nanti duduk kan, kalau ada yang baru lagi nanti duduk bersama lagi,” kata Fadli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Meski begitu, ia menuturkan, surat tersebut tidak bertujuan mengikat satu sama lain. Ia melanjutkan keputusan mengenai posisi cawapres yang akan mendampingi Prabowo akan dibahas bersama partai koalisi lainnya.
(haf/rvk)

https://news.detik.com/berita/d-3978920/pks-sodorkan-aher-jadi-cawapres-prabowo?_ga=2.213720723.669258202.1524110047-1003649547.1519096890

Gw setuju sekali. Prabowo – Aher akan menjadi lawan JKW yg sangat tangguh. Rupanya pilpres 2019 akan berlangsung lebih ketat ketimbang 2014.

PKS Sodorkan Aher Jadi Cawapres Prabowo