Prihatin Kondisi Bangsa, Para Ulama Dan Kiai Kumpul

MOJOKERTO- Puluhan ulama dan kiai sepuh berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Para ulama dan kiai se-Indonesia dalam pertemuan tersebut membahas beberapa hal, di antaranya penguatan ekonomi umat dan pendidikan pesantren, keprihatinan para ulama dengan kondisi bangsa dan karut marut politik hingga sistem Pemerintahan Indonesia.

Beberapa yang hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat Maruf Amin, pengasuh Ponpes Tebu Ireng Salahudin Wahid, mantan Mendiknas Muhammad Nuhdan mantan Ketua DPR Marzuki Alie.(Gerindra Prihatin Adanya Skenario Membenturkan Massa)

“Para ulama juga merasa prihatin dengan kondisi bangsa dan sistem Pemerintah Indonesia, yang akhir-akhir menjadi permasalahan di masyarakat,” ujar Maruf Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadlul Jannah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/1/2017).

“Menjadi tugas penting bagi ulama dan kiai serta santri untuk berperan serta menyelamatkan Negara Kesatuan RepublikIndonesia,” ucapnya.

heeey ulama dan kiai yang mana dulu neh ujung2nya “atas nama umat” umat yg mana

http://nasional.sindonews.com/read/1172991/12/prihatin-kondisi-bangsa-para-ulama-dan-kiai-kumpul-1485002490


Tanggapi Aksi Gubernur Zumi Zola, Komisi II: Kepala Daerah Jangan Bergaya `Koboy`

AKARTA, NETRALNEWS.COM- Anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan menanggapi aksi heroik Gubernur Jambi, Zumi Zola yangmarah-marah saat mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Jumat (20/1/2017). Menurutnya, aksi blusukan gubernur Jambi tersebut tidak pada tempatnya, bahkan meragukan efektifitas dari tindakan sang gubernur tersebut.

“Beliau bisa jadi tokoh besar ke depan, karena sudah berpengalaman menjadi bupati, jalannya masih panjang karirnyabisa cemerlang. Jangan pula diikuti gaya ‘koboy’ para kepala daerah yang sempat populer beberapa tahun belakangan ini,” kata Arteria Dahlan.

Dia mengatakan, bahwa beliau kan Gubernur, kepala pemerintahan daerah tertinggi berdasarkan UU, punya alat kelengkapan daerah termasuk inspektorat, baperjakat dan bahkan kepala rumah sakit pun beliau yang tentukan. Maka, seandainya tidak masih ada alatkelengkapan negara lainnya yang bisa lakukan upaya korektif dan pastinya lebih efektif, ujarnya kepadaNetralnews.com, Sabtu (21/1/2017).

Beliau kan juga bisa panggil, tegur dan menggantikan kepala rumah sakit, dan perintahkan inspektorat untuk lakukan pengawasan. Jika pun ada penyimpangan pidana bisa minta bantuan polda dan kejaksaan. Serta menggandeng Ombudsman Jambi untuk lakukan pengawasan,” imbau Arteria.

Seharusnya, lanjut Arteria, ZumiZola dapat menegur Direktur RSUD nya saja. Dan kalau pun terbukti pecat atau ganti saja.Jika pun pelayanan publiknya buruk, lanjut Arteria, semestinya tidak langsung menyalahkan aparatur. Harus dilihat dulu bagaimana postur aparatur.

“Belum lagi kalau kita bicara mafia aparatur, jangan-jangan proses rekruitmen di RSUD bermasalah dan tidak sesuai dengan sistem dan bertendensi KKN, belum bicara fasilitas standar pelayanan bagian aparatur,” katanya.Arteria ingin memberikan masukan dan saran, yang tujuannya untuk membuat Gubernur Jambi menjadi lebih baik lagi dalam menjalankan tugas yang demikian.

http://www.netralnews.com/news/nasional/read/49906/tanggapi.aksi.gubernur.zumi.zola..komisi.ii.kepala.daerah.jangan.bergaya..koboy.


Hadiri Natal Demokrat, SBY: Wah, Saya Jadi Pangling

AKARTA, NETRALNEWS.COM- Mantan Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini menghadiri perayaan Natal bersama Partai Demokrat. Perayaan Natal ini dihadiri jajaran tokoh pejabat, pengurus dan kader Demokrat.

Selamat malam. Selamat Natal.Wah, saya jadi pangling,” ujar SBY kepada para penerima tamudi Assembly Hall JCC Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2017).Hadir dalam acara tersebut di antaranya, tokoh dan pengurus Partai Demokrat Subur Budhisantoso, EE Mangindaan, dan Didi Irawadi Syamsuddin, serta kader Demokrat lainnya.

SBY yang didampingi isterinya, Ani Yudhoyono tiba di lokasi acara pukul 18.45 WIB. Selain ituAgus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan serta Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa ikut dalam rombongan itu.Adapun, SBY tampak mengenakan setelan batik warna cokelat, begitupun Ani Yudhoyono. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan mengenakan setelan batik warna biru. Sama halnya dengan Agus dan Annisa,Ibas dan istri juga mengenakan setelan batik warna biru. Keluarga ini terlihat kompak di tengah tamu yang mayoritas adalah kader-kader Partai Demokrat itu.

Ada pun pesan Natal Nusantara kali ini adalah mengingatkan kepada seluruh masyarakat, terutama umat Kristiani tentang betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan antar suku, agama, golongan.

“Partai Demokrat sebagai partai Nasionalis dan Religius mempunyai komitmen menjaga keutuhan bangsa. Apalagi melihat kondisi bangsa ini rentan dengan isu-isu negatif seperti diadu domba. Karena itu Partai Demokrat sangat perduli terhadap permasalahan bangsa,” tegas Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut.

nasionalis religius dan ambisius

http://www.netralnews.com/news/politik/read/49912/hadiri.natal.demokrat..sby.wah..saya.jadi.pangling..


Perayaan Natal Demokrat, SBY: Kita Harus Bisa Kelola Perbedaan

Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bicara soal kebhinnekaan di Indonesia. SBY ingin perdamaian dan kasih sayang dipelihara dalam kehidupan bermasyarakat.

SBY mengatakan, setiap agama mengajarkan sikap saling berbagi kasih dengan umat agama lain. Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk saling membenci dan menindas.

“Agama mengajarkan persaudaraan sejati bagi umat manusia. Agama mendorong umatnya untuk saling menyayangi dan mengasihi, serta berbudi luhur,” ujar SBY dalam sambutannya di acara perayaan ‘Natal Nusantara’ Partai Demokrat di JCC Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (21/1/2017) malam.

SBY juga menyampaikan rasa syukurnya karena perayaan Natal di Indonesia pada 25 Desember 2016 lalu berjalan aman dan kondusif. Dia berharap, hal itu mampu memupuk kepercayaan Indonesia sebagai bangsa yang kuat, aman, dan damai jika bersatu.

“Di tengah tantangan untuk mewujudkan masyarakat aman, tenteram, dan damai, kita harus bisa mengelola perbedaan berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Meningkatkan tenggang rasa adalah sesuatu yang mutlak. Kita tidak boleh tercabik oleh kekerasan dan perbedaan,” imbuhnya.

https://m.detik.com/news/berita/d-3402166/perayaan-natal-demokrat-sby-kita-harus-bisa-kelola-perbedaan?_ga=1.66130542.1393277222.1481947485

===============******================
Tidak memilih jokowi…silahkan
Tidak memilih ahok …silahkan

Asalkan jangan menjadi benci yang membabibuta…karena itu kebodohan
Kebodohan adalah komoditas yg dikelola oleh pihak2 yg berhati jahat.

Nasbung sudah terlanjur membenarkan SBY dan FPI
Nasbung sudah terlanjur mengharamkan Natal
TERNYATA OH TERNYATA

SBY ikut NATAL bersama
Agus juga ikut
sillpi juga ikut

==========*****==========
Admin kalo maintenis kaskus…fitur copy pste link via mobile ..ga jalan


Dua Napi Kabur Dari Nusakambangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dua napi kasus narkotika dilaporkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kepala Lapas Batu Abdul Aris mengakui jika ada dua napi yang kabur dan saat ini masih dalam pencarian petugas gabungan

“Selain petugas lapas, upaya pencarian kuga melibatkan petugas Polres Cilacap, Kodim 0703/Cilacap, Pangkalan TNI Angkatan Laut, Kopassus, dan masyarakat sekitar,” katanya, Sabtu (21/1).

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telahmenyebarkan foto dan identitas dua napi yang kabur agar mudah dikenali oleh masyarakat. “Mudah-mudahan dapat segera ditemukan,” katanya.Informasi yang dihimpun, dua napi kasus narkotika yang kabur bernama M Husein (43) dan Syarjani Abdullah (40). Mereka dinyatakan kabur dari Lapas Batu pada hari Sabtu (21/1), pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya, dua napi tersebut masih terlihat melaksanakan salat Zuhur di Masjid Lapas Batu pada pukul 12.00 WIB. Akan tetapi saat dilakukan pengecekan oleh petugas jaga pada pukul 14.00 WIB, kedua napi tersebut tidak ada di kamar masing-masing

.Petugas juga mengecek melalui kamera pengintai (CCTV) di Pos Wijayapura namun sejak pukul 13.20 WIB hingga pukul 16.00 WIB tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan dua napi tersebut. Oleh karena itu, petugas gabungan melakukan penyisiran melalui jalur darat maupun perairan guna mencari dua napi yang kabur.

M Husein yang merupakan warga Punti Matangkuli, Kecamatan Matangkuli, Kab. Aceh Utara, Aceh, dihukum 13 tahun penjara karena kasus narkoba.
Sementara Syarjani Abdullah yang tercatat sebagai warga Jalan Asem RT 01 RW 02, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merupakan terpidana seumur hidup atas kasus narkoba.

http://m.republika.co.id/berita/nasional/hukum/17/01/21/ok4siy335-dua-napi-kabur-dari-nusakambangan

penjara selevel nusa kambangan kok bisa kecolongan, yg kabur pasti jago berenang or punya bekingan.


Inilah Daftar Peserta Piala Presiden 2017

Turnamen pramusim Piala Presiden akan digelar pada akhir Februari 2017.

Turnemen pemanasan sebelum Indonesia Super League (ISL) 2017 tersebut akan diikuti oleh 20 tim unggulan tanah air.

18 klub ISL dan 2 klub dari Divisi Utama. Nantinya, para peserta akan dibagi menjadi lima wilayah. Meliputi wilayah Bali, Kalimantan, Madura, Bandung dan Malang.

Dari 20 tim tersebut akan dibagi 5 group dengan masing-masing 4 tim per group.

Tiga tim yang perain poin tertinggi akan masuk ke babak 8 besar. Di babak ini pertandingan akan di lakukan home and away atau Kandang dan Tandang.

Inilah daftar 20 peserta Piala Presiden 2017 :

1. Arema FC
2. Persipura Jayapura
3. Madura Unitef FC
4. Bhayangkara FC
5. Mitrakukar
6. Persela Lamongan
7. Persegres Gersik United
8. Perseru Serui
9. Persiba Balik Papan
10. Persib Bandung
11. Persija Jakarta
12. Bali United FC
13. Barito Putera
14. PS TNI
15. PSM Makassar
16. Pusamania BorneobFC
17. Semen Padang
18. Sriwijaya FC
19. PSS Sleman
20. PSCS Cilacap